Entaskan Kemiskinan, Organisasi di UEA Berikan Dana US$ 125 Juta
ABU DHABI, investor.id – Konferensi Global AVPN 2024 resmi dibuka dan telah ada komitmen dari para organisasi di Uni Emirat Arab (UEA) untuk memberikan pendanaan sebesar US$ 125 juta atau setara Rp 2,02 triliun (kurs Rp 16.130). Pendanaan tersebut diberikan untuk menunjang kesehatan global, pengentasan kemiskinan, hingga konservasi spesies.
Konferensi Global AVPN merupakan acara tahunan yang telah digelar 11 kali dan pertama kalinya diselenggarakan di Abu Dhabi. Event global tersebut bertujuan untuk menyatukan upaya investasi sosial dan mendorong aksi kemanusiaan di Asia. Edisi Abu Dhabi juga akan memanfaatkan kemampuan UEA untuk menyatukan beragam pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan global yang inovatif dan inklusif.
Cabinet Member, Minister of Tolerance and Coexistence UAE Sheikh Nahyan bin Mubarak Al Nahyan mengatakan bahwa acara tersebut akan berlangsung selama tiga hari hingga 25 April 2024 untuk membuka dialog dan kolaborasi yang berdampak besar. Dia menyebut, pada hari pertama konferensi ini juga terdapat organisasi-organisasi UEA yang berkomitmen untuk memberikan pendanaan sebesar US$ 125 juta. Selain itu, juga ada peluncuran perjanjian penting antara UEA dan Indonesia untuk mengurangi polusi plastik di sungai.
Baca Juga:
Menparekraf: Ekonomi Berkelanjutan Jadi Kunci Pariwisata Indonesia Sebagai Destinasi Global“Abu Dhabi merasa terhormat menjadi tuan rumah bagi sekelompok pemimpin politik, sosial, ekonomi, dan bisnis yang berpengaruh. Ini mencerminkan status Uni Emirat Arab sebagai negara yang berkomitmen terhadap kemajuan dan kerja sama regional dan global,” ungkap dia disaksikan Chairman of the International Humanitarian and Philanthropic Council (IHPC) Sheikh Theyab bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, saat membuka Konferensi Global AVPN 2024 di Abu Dhabi, Selasa (23/4/2024).
Pihaknya juga menekankan keyakinan kuat bahwa semua negara terlibat harus berpikir dan bekerja sama sebagai sebuah keluarga yang setara, untuk membantu mereka yang membutuhkan. “Kita semua harus terus menjadi sumber optimisme di Asia dan dunia,” sambung dia.
Sheikh Theyab bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan mengatakan, kepemimpinan UEA dan Abu Dhabi dalam pembangunan global dan filantropi menunjukkan komitmennya untuk memajukan agenda kemanusiaan guna mengangkat komunitas rentan di seluruh dunia.
“Saat menjadi tuan rumah Konferensi Global AVPN, UEA menyoroti peluang untuk bekerja sama dengan negara-negara dan komunitas untuk mengatasi tantangan global dan mendorong kesejahteraan di seluruh dunia,” imbuh Sheikh Theyab.
Sementara itu, CEO AVPN Naina Subberwal Batra menyampaikan, kehadiran para pemimpin dunia yang produktif dan berpengaruh dalam bidang dampak sosial pada hari pembukaan Konferensi Global AVPN menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan nilai-nilai bersama dalam ekosistem dampak sosial.
“Wawasan dan advokasi mereka telah menentukan dialog dan aksi nyata yang bermakna selama tiga hari ke depan, dan kami merasa terhormat menjadi platform global untuk mengumumkan banyak inisiatif dan pendanaan transformatif," ucap Naina.
Acara tersebut merupakan acara AVPN terbesar hingga saat ini dan berlangsung di Asia Barat untuk pertama kalinya, telah mengumpulkan lebih dari 1.500 delegasi dari seluruh dunia, termasuk investor, filantropis, peneliti, pembuat kebijakan, dan profesional lainnya yang berupaya untuk bersatu dalam bidang sosial dan tantangan lingkungan selama tiga hari.
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler


