Jumat, 15 Mei 2026

BPS: Pengangguran di Indonesia Turun Jadi 7,2 Juta Orang

Penulis : Prisma Ardianto
6 Mei 2024 | 13:04 WIB
BAGIKAN
Seorang warga tidur dengan latar belakang gedung bertingkat di Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc)
Seorang warga tidur dengan latar belakang gedung bertingkat di Jakarta, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc)

JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan sebanyak 7,20 juta orang pengangguran di Indonesia per Februari 2024, telah berkurang sekitar 790 ribu orang selama setahun kebelakang. Jumlah pengangguran masih tinggi kendati yang terserap ke pasar kerja juga bertambah 3,5 juta orang pada periode sama.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menerangkan, struktur ketenagakerjaan di Indonesia mencatat sebanyak 214 juta penduduk usia kerja per Februari 2024. Jumlah tersebut meningkat sebanyak 2,41 juta orang jika dibandingkan dengan Februari 2023.

Melihat sebarannya, sebanyak 149,38 juta orang merupakan angkatan kerja, bertambah 2,76 juta orang atau bertumbuh 1,88%. Sedangkan bukan angkatan kerja (BAK) mencapai 64,62 juta orang, lebih rendah 0,35 juta orang atau turun 0,54%.

ADVERTISEMENT

“Kemudian dari angkatan kerja tersebut tidak semua terserap di pasar kerja. Sehingga terdapat pengangguran 7,20 juta orang. Dibandingkan tahun lalu, pada Februari 2024 jumlah pengangguran berkurang sebanyak 0,79 juta orang atau turun 9,89%,” urai Amalia dalam konferensi pers secara hibrida di Kantor BPS yang dipantau Investor Daily, pada Senin (6/5/2024).

Dia menuturkan, jumlah pengangguran sebanyak 7,20 juta orang itu merefleksikan tingkat  pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,82% per Februari 2024. Angka tersebut lebih rendah jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. “Bahkan lebih rendah dibandingkan tingkat pengangguran sebelum pandemi Covid-19, dimana pada Februari 2020 sebesar 4,94%,” imbuh Amalia.

Menurut dia, penurunan tingkat pengangguran terbuka ini konsisten terjadi baik pada penduduk laki-laki maupun perempuan, dan juga di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Selain itu, tingkat pengangguran terbuka baik pada laki-laki maupun perempuan di wilayah perkotaan maupun pedesaan seluruhnya sudah lebih rendah dibandingkan sebelum pandemi atau Februari 2020.

Dengan demikian, lanjut Amalia, jumlah penduduk yang bekerja mencapai 142,18 juta orang, bertambah sebanyak 3,55 juta orang pada Februari 2024. Angka tersebut naik sebesar 2,56% dibandingkan Februari 2023.

Jika dirinci, penduduk yang bekerja terdiri atas pekerja penuh sebanyak 93,27 juta orang, bertambah 1,11 juta orang atau naik 1,20%. Kemudian pekerja paruh waktu sebanyak 36,80 juta orang, berkurang 0,08 juta orang atau turun 0,22%. Lalu penduduk setengah pengangguran sebanyak 12,11 juta orang, bertambah 2,52 juta orang atau naik 26,28%.

Amalia menambahkan, sejalan dengan aktivitas ekonomi Indonesia yang tetap kuat, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) pun terus membaik. TPAK pada Februari 2024 mencapai 69,80%. Angka tersebut sudah melampaui TPAK sebelum pandemi yang sebesar 69,21% pada Februari 2020.

“Jika dibedakan menurut jenis kelamin, TPAK Laki-laki masih lebih tinggi dari TPAK Perempuan, dimana TPAK laki-laki mencapai 84,02% dan TPAK perempuan mencapai 55,41%,” demikian tutur Amalia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 23 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 34 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 38 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia