Jumat, 15 Mei 2026

BI Beri Tanggapan Dugaan Korupsi Terkait CSR

Penulis : Arnoldus Kristianus
18 Sep 2024 | 17:26 WIB
BAGIKAN
Refleksi warga antre mendaftar melalui aplikasi untuk pelayanan penukaran uang baru di Padang, Sumatera Barat, Selasa (19/3/2024). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/rwa)
Refleksi warga antre mendaftar melalui aplikasi untuk pelayanan penukaran uang baru di Padang, Sumatera Barat, Selasa (19/3/2024). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/rwa)

JAKARTA, investor.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melakukan penyidikan terkait dugaan korupsi terkait penggunaan dana tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menanggapi hal ini, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan bahwa pihaknya selalu melakukan tata kelola dan mengikuti ketentuan hukum yang ada. Dalam hal ini BI bersikap kooperatif terkait penyidikan KPK tersebut.

“BI sebagai lembaga yang berkata kelola kuat dan menjunjung asas hukum, tentu saja telah memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan dalam proses penyelidikan itu,” ucap Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan September 2024 di Gedung Thamrin, BI pada Rabu (18/9/2024).

ADVERTISEMENT

Perry menegaskan bahwa tata kelola CSR dijalankan sesuai dengan kriteria yang berlaku. BI melakukan tata kelola CSR secara pruden mulai dari pengambilan keputusan hingga berlangsungnya CSR. “Ketentuan, prosedur, dan tata kelola yang berlaku itu mencakup dua, mengenai prosesnya maupun pengambilan keputusan,” tutur Perry.

Lebih lanjut, dia bilang bahwa kegiatan CSR dilakukan melalui Yayasan yang memenuhi persyaratan, sehingga tidak diberikan kepada individu. CSR yang dijalankan BI diberikan dalam beberapa bidang yaitu pendidikan, pemberdayaan, hingga kegiatan kerohanian. Untuk bidang pendidikan, BI telah memberikan beasiswa dengan jumlah penerima aktif beasiswa 11 ribu orang.

“Di bidang pendidikan dan kita salurkan melalui universitas-universitas yang memenuhi persyaratan dengan rating tertentu penerimanya, itu kerjasama dengan universitas di bidang pendidikan,” terang Perry.

Dia mengatakan, untuk pemberdayaan dilakukan terhadap yayasan-yayasan yang bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selanjutnya pemberdayaan dilakukan melalui Yayasan yang bergerak di bidang ibadah sosial ada gereja, ada vihara, masjid dan tempat ibadah lain.

“Yayasan-yayasan itu harus memenuhi persyaratan yaitu lembaga hukum yang sudah sah, program-programnya apakah di bidang pendidikan, pemberdayaan maupun juga ibadah itu juga jelas konkret,” kata dia.

Sebelumnya Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur mengatakan dugaan korupsi itu kini sudah naik penanganannya ke tahap penyidikan. Naiknya kasus korupsi dana CSR dari BI dan OJK ini ke tahap penyidikan turut diiringi dengan penetapan tersangka oleh KPK. Namun, lembaga anti korupsi itu masih belum membeberkan secara resmi identitas para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Bahwa KPK sedang menangani perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait penggunaan dana CSR dari BI dan OJK tahun 2023," kata Asep.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 24 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 56 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia