Minggu, 21 Juni 2026

Jokowi Optimistis Prabowo Mampu Genjot Pertumbuhan Ekonomi 8%

Penulis : Ichsan Ali
8 Okt 2024 | 11:42 WIB
BAGIKAN
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan paparan dalam BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (8/10/2024). (Investor Daily/David Gita Roza)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan paparan dalam BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat pada Selasa (8/10/2024). (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis presiden terpilih Prabowo Subianto mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% sesuai dengan target pemerintahannya. Kepala Negara percaya ekonomi RI akan terus melaju di tengah tantangan perlambatan ekonomi global akibat perubahan iklim dan tensi geopolitik yang memanas.

“Ya semuanya kita harus optimis bahwa tantangan-tantangan karena perlambatan ekonomi global, karena perubahan iklim karena tensi geopolitik memanas itu bisa diselesaikan dan dihadapi,” ujar Jokowi usai pembukaan BNI Investor Daily Summit 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Selasa (8/10/2024).

“Karena optimisme apa yang direncanakan yang dicapai angka-angkanya bisa dicapai. Kalau tanpa optimisme itu sulit. Dan saya ulang, hilirisasi dan digitalisasi jadi kunci menuju kesana,” ujar Jokowi.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, presiden terpilih Prabowo Subianto yakin bisa membawa perekonomian Indonesia tumbuh hingga 8%. Bahkan, Prabowo sampai bertaruh dengan beberapa menteri negara lain.

“Saudara-saudara, percepatan pembangunan, vital bagi masa depan bangsa kita. Tadi Menteri Perekonomian menyatakan kita optimistis bisa mencapai lebih 5% pertumbuhan. Kalau saya lebih berani lagi, kita harus berani menaruh sasaran yang lebih tinggi. Kalau saya optimistis bisa mencapai 8%,” ujar Prabowo saat peluncuran “Geoportal Kebijakan Satu Peta 2.0” di The St. Regis Jakarta Selatan pada Kamis (18/7/2024).

Bahkan Prabowo mengatakan bahwa dirinya taruhan dengan beberapa menteri dari negara tetangga. “Saya ndak sebut negara mana, banyak wartawan semua direkam. Namun, ada beberapa menteri dari sebuah negara yang taruhan sama saya,” lanjutnya.

Beberapa menteri negara lain menyebut jika Prabowo mampu membawa perekonomian Indonesia tumbuh hingga 8%, akan dibelikan makan malam. “Ada beberapa menteri dari sebuah negara yang taruhan sama saya dia bilang ‘Your excellency, if you can achieve 8% growth once, sekali saja, dalam 5 tahun akan datang kita mencapai 8%, they are going to buy me dinner,” tutur Prabowo.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 23 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 54 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia