Jumat, 15 Mei 2026

Ini Tujuan Prabowo Menyerahkan DIPA dan Luncurkan E-Katalog 6.0 secara Bersamaan

Penulis : Bella Evanglista Mikaputri
10 Des 2024 | 17:33 WIB
BAGIKAN
Pejabat pemerintah melihat Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2025 di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (10/12/2024). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
Pejabat pemerintah melihat Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2025 di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (10/12/2024). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2025 dalam acara yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/12/2024).

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga meluncurkan Katalog Elektronik (e-katalog) versi 6.0, yang diharapkan meningkatkan transparansi pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, dalam laporannya, menjelaskan bahwa APBN 2025 dirancang dalam situasi transisi pemerintahan hasil Pemilu 2024.

“Dalam penyusunan APBN 2025, pemerintah dan DPR telah berkoordinasi dengan Presiden terpilih untuk memastikan program prioritas pembangunan dapat diakomodasi secara optimal,” kata Sri Mulyani.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti pentingnya pengembangan e-katalog terbaru. Menurut dia, sistem paling mutakhir ini memungkinkan seluruh proses mulai dari pemesanan hingga pembayaran dan pengiriman, terintegrasi dalam satu platform.

“Fitur ini juga memudahkan pelaporan pajak atas pembelian barang dan jasa,” jelas Luhut.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi sambil tetap berfokus pada efisiensi belanja negara.

“APBN 2025 dirancang untuk mendukung transformasi Indonesia menuju negara maju dan sejahtera, namun harus dijalankan dengan prinsip kehati-hatian,” ujar Presiden.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan sejumlah pimpinan lembaga negara, menteri Kabinet Merah Putih, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut penyerahan DIPA 2025 sengaja bertepatan dengan peresmian e-katalog versi 6.0. Ini menjadi penanda bahwa belanja pemerintah sudah bisa dilaksanakan dengan memanfaatkan e-katalog mulai 1 Januari 2025.

“Jadi pada saat DIPA dibagi, diharapkan e-katalog sudah bisa jalan per 1 Januari 2025,” demikian jelas Airlangga.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 53 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 57 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia