Jumat, 15 Mei 2026

Neraca Perdagangan RI Surplus US$ 31,04 Miliar

Penulis : Arnoldus Kristianus
15 Jan 2025 | 13:19 WIB
BAGIKAN
Neraca Perdagangan Indonesia
Neraca Perdagangan Indonesia

JAKARTA, investor.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan mengalami surplus US$ 31,04 miliar selama pada 2024. Angka ini lebih rendah US$ 5,84 dari nilai surplus selama 2023.

Jika dirinci neraca perdagangan non migas mengalami surplus US$ 51,44 miliar lebih rendah dari US$ 5,35 miliar dari 2023. Defisit neraca perdagangan migas mencapai US$ 20,4 miliar lebih rendah US$ 490 juta. Adapun nilai ekspor 2024 sebesar US$ 264,7 miliar atau tumbuh 2,29% dari tahun 2023. Sedangkan nilai impor 2024 US$ 233,66 miliar naik 5,31% dari 2023.

“Dengan mencatatkan surplus pada 2024, maka neraca perdagangan barang sudah mengalami surplus berturut-turut dalam 5 tahun terakhir,” ucap Pelaksana Tugas (Plt)Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di kantor BPS pada Rabu (15/1/2025).

ADVERTISEMENT

Amalia mengatakan, surplus terbesar 2024 disumbang oleh komoditas bahan bakar mineral (US$ 35,27 miliar), komoditas lemak dan minyak hewan nabati (US$ 26,45 miliar), serta besi dan baja surplus US$ 15,14 miliar.

Surplus perdagangan bahan bakar mineral turun US$ 4,02 miliar tetapi secara volume meningkat 7,8%. Penyebabnya adalah penurunan rata-rata harga batu bara yang sebesar 21,2% dari tahun lalu. Sehingga penurunan surplus komoditas ini didorong oleh turunnya harga di pasar internasional. Selanjutnya komoditas besi dan baja dari segi volume mengalami peningkatan 18,23%.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia