Pandu Sjahrir: Danantara Masih Kanvas Putih, Beri Kami Waktu Jadikan Lukisan Indah
JAKARTA, investor.id – Chief Investment Officer (CIO) Dana Anagata Nusantara (Danantara Indonesia), Pandu Patria Sjahrir berjanji akan menjadikan Danantara layaknya institusi terbaik yang pernah ada di Indonesia. Namun demikian, ia meminta waktu untuk bisa merealisasikannya.
“Saya kurang jago jualan mimpi, saya kurang jago. Insyaallah tahun depan kita duduk lagi disini bisa menilai sendiri, you know, gives time. Saya mohon support dan dukungannya,” ujar Pandu dalam BNI Investor Daily Roundtable yang diselenggarakan di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, pada Kamis (27/2/2025).
Pandu menyadari bahwa ekspektasi publik terhadap Danantara Indonesia begitu besar. Tapi menurut dia, penting juga bagi publik untuk mengelola ekspektasi tersebut, khususnya mengenai seberapa cepat Danantara bisa mendorong pertumbuhan ekonomi 8% seperti yang dicita-citakan bersama.
Dihadapan para pelaku usaha, regulator, hingga pakar ekonomi yang hadir di BNI Investor Daily Roundtable itu Pandu menyatakan bahwa proses pendirian hingga peluncuran Danantara terbilang luar biasa cepat. Ini ditandai dengan penyusunan tiga payung hukum terkait yang bisa diselesaikan dalam waktu singkat, baik berupa Undang-Undang (UU), Peraturan Pemerintah (PP), maupun Keputusan Presiden (Keppres).
“Kalau melihat sisi RUU BUMN mungkin 5 minggu (selesai, kurang lebih PP 1,5 minggu,” beber Pandu.
Usai memiliki payung hukum dan resmi diluncurkan, Danantara Indonesia saat ini tengah menyusun rencana bisnis dan membangun tim. Ia pun memastikan bahwa orang-orang yang mengisi berbagai pos di Danantara nantinya adalah yang terbaik dari terbaik.
“Karena di sini kita mau mencari the best of the best of the best, dimana teman-teman semua atau publik akan menilai,” ungkap Pandu Sjahrir.
Jadi Lukisan Indah
Pandu juga menjamin orang-orang terbaik yang terpilih di Danantara akan punya visi yang sama, yaitu menjadikan institusi ini jadi yang terbaik untuk terus bertumbuh sehat di masa depan. Ini juga pesan dan keinginan yang dititipkan Presiden Prabowo Subianto.
“Siapa pun, dari yang paling bawah ke paling atas,” kata Pandu.
Sebagai institusi yang dipercaya akan mengelola dana jumbo mencapai US$ 900 miliar atau lebih dari Rp 14.000 triliun, Danantara Indonesia mendapat sorotan dari banyak pihak. Di satu sisi, Danantara diharapkan memainkan peran sebagai akselerator untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.
Tapi di sisi lain, banyak pihak yang khawatir dengan aspek tata kelola, pengawasan, hingga transparansi Danantara Indonesia. Nasib Danantara bisa berakhir seperti 1MDB Malaysia. Namun bagi Pandu, tantangan itu seharusnya menyulut api semangat untuk para pimpinan di Danantara Indonesia.
“Ini tantangan buat kita, dan semangat buat kita semua. Untuk yang menaruh harapan, saya berterima kasih,” ucap dia.
“(Danatara) ini semacam lukisan, kanvas putih yang bagus, semua lagi ngeliatin canvas ini. Ya, we try to make the best. The only thing i can promise all of you, we will try our best (kami mencoba untuk membuat yang terbaik. Satu-satunya hal yang dapat saya janjikan kepada Anda semua, kami akan mencoba yang terbaik)," demikian tandas Pandu Sjahrir.
Adapun Pandu Sjahrir selaku CIO Danantara Indonesia bersama Dony Oskaria selaku Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia berkesempatan menjadi narasumber BNI Investor Daily Roundtable bertajuk “Danantara, Superholdung Nusantara”. Acara ini digelar di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, pada Kamis (27/2/2025)
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






