Jumat, 15 Mei 2026

Menteri-Menteri Ekonomi Gelar Rapat Bahas Tarif Trump

Penulis : Bambang Ismoyo
3 Apr 2025 | 18:57 WIB
BAGIKAN
Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih melakukan rapat kerja usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif impor baru, pada Kamis (3/4/2025). (Foto: istimewa)
Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih melakukan rapat kerja usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif impor baru, pada Kamis (3/4/2025). (Foto: istimewa)

JAKARTA, investor.id – Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih melakukan rapat kerja usai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan kebijakan tarif impor baru yang menargetkan sejumlah negara, termasuk Indonesia dengan besaran tarif 32%.

Langkah AS ini dinilai berisiko memicu perang dagang lebih dalam yang berpotensi merugikan perekonomian global. Oleh karenanya, kementerian/lembaga terkait, termasuk kementerian di bidang perekonomian bersama Kementerian Luar Negeri langsung mendiskusikan kebijakan tersebut.

Hal ini diketahui melalui informasi Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso yang terlihat tengah melakukan rapat bersama sejumlah Menteri secara daring. Beberapa Menteri yang terlihat seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono, hingga Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang diwakili oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

ADVERTISEMENT

“Hari ini, pemerintah bergerak cepat berkoordinasi dan berkomunikasi antar kementerian dan lembaga terkait, untuk menyikapi kebijakan pemberlakuan Tariff Trump 2.0 pada 2 April 2025,” ungkap Mendag Budi Santoso dalam akun media sosial pribadinya, Kamis (3/4/2025).

Ia bilang, rapat yang dilakukan olehnya dan beberapa instansi terkait dapat memberikan jalan terbaik, agar kebijakan tarif terbaru itu tak terlalu memberikan dampak negatif untuk perekonomian di Tanah Air.

Menteri-Menteri Ekonomi Gelar Rapat Bahas Tarif Trump
Presiden AS Donald Trump berbicara dalam acara pengumuman tarif baru di Rose Garden, Gedung Putih, Rabu, 2 April 2025, di Washington. (Foto AP/Mark Schiefelbein)

“Agar langkah yang diambil oleh Pemerintah Indonesia tetap terukur dan berdampak positif ekonomi Indonesia,” tandas Mendag Budi.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif impor baru yang menargetkan sejumlah negara termasuk beberapa mitra dagang terdekat AS. Langkah ini berisiko memicu perang dagang yang berpotensi merugikan perekonomian global.

Dalam pidato di Taman Mawar Gedung Putih dengan latar belakang bendera AS, Trump menerapkan tarif impor tinggi terhadap China dan Uni Eropa. Ia menyebutnya hari itu sebagai Hari Pembebasan.

Trump menampilkan grafik daftar pungutan, mengklaim bahwa kebijakan tarif impor ini lebih rendah dibandingkan tarif yang dikenakan negara-negara lain terhadap produk ekspor AS. Pengumuman ini disambut sorak-sorai dari para pekerja industri baja, minyak, dan gas yang hadir dalam acara tersebut.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia