Jumat, 15 Mei 2026

DPR Sebut Langkah Awal Pemerintah Merespons Tarif Impor AS Sudah Tepat

Penulis : Prisma Ardianto
4 Apr 2025 | 21:02 WIB
BAGIKAN
Ketua Komisi XI DPR Misbakhun di Jakarta. (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Ketua Komisi XI DPR Misbakhun di Jakarta. (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyebut Pemerintah Indonesia telah melakukan langkah awal yang tepat dengan mengirim Tim Khusus Tingkat Tinggi untuk melobi tarif impor baru Amerika Serikat (AS).

“Tentu kita semua berharap pada hasil Tim Khusus ini. Upaya renegosiasi dengan pemerintah Amerika Serikat adalah langkah terbaik,” ujar Misbakhun pada Jumat (4/4/2025), seperti dikutip dari Antara.

Dia mengatakan beberapa poin penting dalam kebijakan baru dari Presiden Trump tersebut harus diantisipasi sehingga dampak langsung dari kebijakan tarif impor sebesar 32% atas produk-produk Indonesia bisa diminimalisasi.

ADVERTISEMENT

Misbakhun juga menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto tentang perbaikan struktural pada berbagai hambatan perekonomian melalui deregulasi ataupun penyederhanaan aturan yang menghambat. Ia percaya jika arahan tersebut dilaksanakan, maka akan membantu upaya membangun efisiensi perusahaan di Indonesia.

“Dengan demikian industri kita tidak hanya mampu bertahan di tengah tekanan, tetapi juga menjadi lebih mampu bersaing di pasar global,” ujar dia.

Di samping itu, Misbakhun turut meyakini tim ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mampu menemukan formula kebijakan yang tepat guna meredam guncangan akibat kebijakan tarif resiprokal yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Meski begitu, pimpinan Komisi XI DPR itu meminta tim ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto segera melakukan konsolidasi menyeluruh demi menghadapi guncangan akibat kebijakan ‘Trump 2.0’ tersebut.

“Konsolidasi itu perlu melibatkan para pemangku kepentingan lainnya. Bagaimanapun pemerintah harus tetap berhati-hati dalam menghitung untung rugi kebijakan tarif baru di AS pada kinerja perekonomian Indonesia secara keseluruhan,” tandas Misbakhun.a

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 20 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 31 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 35 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia