Jumat, 15 Mei 2026

Realisasi Investasi Bidang Hilirisasi Melonjak 79,82% Jadi Rp 136,3 Triliun pada Kuartal I-2025

Penulis : Arnoldus Kristianus
29 Apr 2025 | 15:15 WIB
BAGIKAN
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dalam  Konferensi Pers Capaian Realisasi Investasi Triwulan I-2025 di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada Selasa (29/4/2025). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani dalam Konferensi Pers Capaian Realisasi Investasi Triwulan I-2025 di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada Selasa (29/4/2025). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id - Realisasi investasi pada bidang hilirisasi mencapai  Rp 136,3 triliun pada kuartal I-2025. Bila dibandingkan dengan kuartal sebelumnya terjadi pertumbuhan 1,04% . Sedangkan jika dibandingkan dengan periode kuartal I-2024 terjadi pertumbuhan 79,82%  yang pada saat itu sebesar Rp 75,8 triliun.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani mengatakan pada kuartal I-2025 terjadi peningkatan investasi pada bidang hilirisasi secara signifikan. Pihaknya melihat saat ini potensi investasi dalam bidang hilirisasi sangat besar.

“Peningkatan year on year 79,82% ini peningkatan yang sangat signifikan ke hilirisasi. Daya tariknya masih sangat besar dan kita pun ingin memastikan bahwa investasi ini memberikan asas manfaat yang besar ke perekonomian Indonesia,” ucap Rosan dalam  Konferensi Pers Capaian Realisasi Investasi Triwulan I-2025 di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada Selasa (29/4/2025).

ADVERTISEMENT

Investasi bidang hilirisasi memberikan kontribusi 29,3% ke total realisasi investasi pada kuartal I-2025. Angka ini menunjukan peningkatan sebab dalam tiga tahun terakhir realisasi investasi hanya memberikan kontribusi 24% ke realisasi investasi.  Hal ini tidak terlepas dari pengolahan produk turunan berjalan optimal.

Realisasi investasi pada komoditas mineral mencapai Rp 97,6 triliun. Angka ini terbagi dalam nikel sebesar Rp 47,82  triliun, besi baja sebesar Rp 12,01 triliun; tembaga sebesar Rp17,70 triliun; timah  sebesar Rp1,53 triliun; bauksit sebesar  Rp12,84 triliun; dan akumulasi dari komoditas lainnya meliputi pasir silika, emas, perak, kobalt, mangan, batubara, aspal buton sebesar  Rp 5,7 triliun.

“Selama ini investasi yang masuk lenbih terkonsentrasi di nikel dan turunannya tetapi ternyata di tembaga  juga sudah mulai berjalan. Kelapa sawit ini sudah berjalan lama, kita coba dorong  lagi ke produk turunannya sehingga nilai tambah bisa tercaptured dengan penciptaan lapangan kerja lebih signifikan,” teerang Rosan.

Realiasi investasi hilirisasi pada perkebunan dan kehutanan sebesar Rp 31,13 triliun. Nilai ini terbagi kelapa sawit sebesar Rp15,26 triliun; karet sebesar Rp 3,08 triliun; kayu log sebesar Rp 11,79 triliun; dan akumulasi komoditas lainnya seperti pala, kelapa, kakao, dan biofuel sebesar Rp 990 miliar.

Realisasi investasi hilirisasi pada minyak dan gas bumi sebesar Rp 6,55 triliun. Nilai ini terbagi dalam minyak bumi  sebesar Rp 3,13 triliun dan gas bumi  sebesar Rp 3,42 triliun.

Realisasi investasi hilirisasi komoditas perikanan dan kelautan sebesar Rp 1,03 triliun. Nilai ini untuk hiliriasi komoditas garam, ikan tuna,  ikan cakalang, ikan tongkol, udang, rumput laut, rajungan, dan tilapia.

“Hilirisasi bidang kelautan seperti rumput laut dan ikan nilai terus kita dorong.sehingga komoditas makin bervariasi,” tutur Rosan.

Editor: Arnoldus Kristianus

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia