Jumat, 15 Mei 2026

DPR Berharap Stimulus Ekonomi Ampuh Mendongkrak Daya Beli Masyarakat

Penulis : Rama Sukarta
28 Mei 2025 | 16:37 WIB
BAGIKAN
Warga saat memadati Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Warga saat memadati Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2025. Langkah itu diharapkan dapat menyanggah potensi penurunan sekaligus mengerek daya beli, sehingga konsumsi masyarakat ke depan bisa tetap berperan lebih ke pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Stimulus ekonomi kuartal II-2025 telah dibahas secara mendalam pada Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) tingkat Menteri pada Jumat (23/5/2025) lalu. Stimulus tersebut akan mulai diterapkan pada 5 Juni mendatang.

Program stimulus ekonomi kuartal II-2025 mencakup beberapa kebijakan dari beberapa sektor. Stimulus yang dimaksud adalah diskon transportasi yang berlaku selama dua bulan pada momen libur sekolah (Juni-Juli 2025), yaitu: diskon tiket kereta sebesar 30%, diskon tiket pesawat berupa PPN DTP sebesar 6%, dan diskon tiket angkutan laut sebesar 50%.

ADVERTISEMENT

Selain itu, terdapat diskon tarif tol sebesar 20%, diskon tarif listrik sebesar 50%, bantuan sosial dan bantuan pangan, dan bantuan subsidi upah.

Anggota Komisi XI DPR RI, Wihadi Wiyanto mengatakan bahwa stimulus yang dirancang oleh pemerintah adalah manifestasi ambisi pemerintah untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi untuk memenuhi target 2025 sebesar 5%.

“Ini adalah merupakan stimulus yang menjadi pendorong (pertumbuhan ekonomi). Tetapi bagaimana pun juga tentunya bahwa untuk menaikkan angka pertumbuhan ekonomi ini kan tidak hanya pada stimulus ini. Kita harapkan daya beli masyarakat bisa meningkat setelah ini. Tapi kita harus lihat juga bahwa saat ini memang kalau kita melihat memang situasi perdagangan global ini juga sedang tidak baik,” ucap Wihadi kepada B-Universe secara daring, Rabu (28/5/2025).

DPR Berharap Stimulus Ekonomi Ampuh Mendongkrak Daya Beli Masyarakat
Distribusi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2025. (Ilustrasi: Investor Daily)

Lebih lanjut, Wihadi juga menyoroti realita pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2025 yang hanya tumbuh 4,87% secara tahunan, di bawah sasaran sepanjang tahun sebesar 5,2%. Menurutnya, kuartal pertama tahun ini dipenuhi dengan ketidakpastian global yang menimbulkan gejolak dari berbagai sektor, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak sesuai dengan harapan.

“Stimulus-stimulus yang diberikan oleh pemerintah berada pada segmen-segmen yang memang dibutuhkan masyarakat saat ini yaitu seperti subsidi listrik, kemudian subsidi angkutan, dan juga bansos. Bansos ini memang sudah menjadi bagian daripada program pemerintah. Wihadi.

Dia pun terhadap, stimulus-stimulus ekonomi tersebut bisa berjalan dengan baik dan punya daya dorong untuk mendongkrak perekonomian nasional. Stimulus ini memang disiapkan pemerintah secara khusus untuk menyangga penurunan daya beli masyarakat, dimana konsumsi sebagai kontributor utama pertumbuhan ekonomi nantinya juga bisa mengambil peran lebih.

“Kita harapkan stimulus-stimulus ini bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan target yang memang disiapkan untuk pemerintah dalam meningkatkan daya beli masyarakat ke depannya," pungkas Wihadi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 11 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 15 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 53 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 57 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia