Jumat, 15 Mei 2026

Musyawarah Desa Pembentukan Koperasi Merah Putih Harus Rampung 31 Mei 2025

Penulis : Prisma Ardianto
28 Mei 2025 | 19:29 WIB
BAGIKAN
Menko Pangan Zulkifli Hasan. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Menko Pangan Zulkifli Hasan. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

PESAWERAN, investor.id – Pelaksanaan musyawarah desa khusus (Musdesus) pembentukan Koperasi Desa Merah Putih harus selesai pada 31 Mei 2025. Setelah itu, Koperasi Merah Putih terkait mesti mengantongi pengesahan di notaris pada 30 Juni 2025.

“Musyawarah desa khusus ini harus selesai di 31 Mei nanti, masih diberi waktu tiga hari lagi untuk menyelesaikan ini,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan di Pesawaran, Lampung, Rabu (28/5/2025), seperti dikutip dari Antara.

Selain itu, Zulhas yang juga dipercaya menjabat sebagai Ketua Satgas Percepatan Pembentukan Desa Merah Putih menyatakan dalam rangka menyelesaikan pembentukan Koperasi Merah Putih, desa juga harus segera menyelesaikan persyaratan serta pengesahan di notaris yang memiliki batas akhir di 30 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

Setelah terdaftar sebagai koperasi secara sah, Koperasi Merah Putih barulah dapat mengajukan pinjaman ke bank untuk mendapat modal awal. Rentetan tenggat penyelesaian ini ditujukan supaya pada Oktober 2025 semua Koperasi Desa Merah Putih dapat tuntas terbentuk di seluruh Indonesia.

“Ini tidak menggunakan APBN dan semua murni bisnis sehingga harus terus dibimbing serta diawasi oleh pemerintah,” ujar Zuhas.

Usai terbentuk dan mendapatkan modal, Koperasi Merah Putih yang telah berdiri akan punya sejumlah unit usaha seperti agen pupuk, agen atau penyalur elpiji atau BBM bersubsidi, penyerap gabah, penyewaan traktor, layanan pos atau logistik, penyalur bantuan pemerintah, agen BNI atau BRI Link, dan bisnis komoditas unggul lokal.

“Nanti setelah ini kami akan buat 80 mockup dan saya minta Lampung jadi daerah dengan jumlah mockup paling banyak. Semua harus bersaing adu cepat untuk membentuk serta mengoperasionalkan Koperasi Desa Merah Putih untuk mendukung perekonomian desa,” pungkas Menko Zulhas.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia