Jumat, 15 Mei 2026

Sri Mulyani Akui Stimulus Ekonomi Cuma Untuk Genjot Konsumsi Rumah Tangga

Penulis : Prisma Ardianto
20 Jun 2025 | 16:45 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati  di sela pertemuan dengan dengan First Deputy Managing Director of the International Monetary Fund (IMF), Gita Gopinath di Jakarta, Kamis (19/6/2025). (Sumber: instagram, @smindrawati)
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati di sela pertemuan dengan dengan First Deputy Managing Director of the International Monetary Fund (IMF), Gita Gopinath di Jakarta, Kamis (19/6/2025). (Sumber: instagram, @smindrawati)

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa stimulus ekonomi yang digelontorkan pemerintah saat ini hanya berfokus pada peningkatan konsumsi rumah tangga. Namun demikian, ia turut memastikan program-program pembangunan tetap berlanjut, meski dihadapkan pada tantangan yang tak mudah.

Hal ini dilontarkan Sri Mulyani melalui akun instagram resminya yaitu @smindrawati pada Jumat (20/6/2025), seraya mengumumkan telah melangsungkan diskusi mengenai ekonomi dengan First Deputy Managing Director of the International Monetary Fund (IMF), Gita Gopinath sehari sebelumnya.

Sri Mulyani menerangkan, perekonomian global saat ini tengah bergejolak, ditandai kondisi disrupsi rantai pasok, kebijakan suku bunga higher for longer yang masih terjadi, risiko inflasi tinggi, dan pelemahan ekonomi dunia. Oleh karena itu, menjaga pertumbuhan ekonomi masing-masing tetap baik, menjadi tantangan besar bagi seluruh negara di dunia, begitu juga untuk Indonesia.

ADVERTISEMENT

“Indonesia terus bersikap waspada dengan berbagai risiko global yang berdampak pada perekonomian nasional. APBN terus dikelola secara hati-hati dan bijaksana, daya beli masyarakat dilindungi melalui berbagai stimulus untuk mendorong konsumsi rumah tangga,” terang Sri Mulyani.

Di samping itu, dia menegaskan bahwa Indonesia juga berkomitmen akan menjaga defisit tetap terkendali sesuai batas yang ditentukan dalam UU APBN. Adapun pemerintah mencanangkan defisit APBN dijaga tak lebih dari 2,53% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada tahun 2025.

Sri Mulyani Akui Stimulus Ekonomi Cuma Untuk Genjot Konsumsi Rumah Tangga
Ilustrasi: Investor Daily

“Ini merupakan upaya-upaya yang kita lakukan agar pembangunan Indonesia bisa terus berjalan meski di tengah tantangan-tantangan yang tidak mudah. Kita optimis, namun tetap waspada,” ujar Sri Mulyani.

Ia pun berharap, sinergi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dapat berlangsung baik. Dengan demikian, bersama-sama pertumbuhan Indonesia tetap terjaga dan tumbuh secara berkelanjutan.

Sebelumnya, pemerintah telah mengguyur paket stimulus ekonomi yang berisi 5 poin kebijakan, yaitu diskon transportasi, tarif tol, bantuan pangan, subsidi upah, dan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Namun, kebijakan tersebut dinilai belum cukup untuk mendongkrak daya beli masyarakat. Terlebih, Indonesia juga membutuhkan stimulus untuk memacu realisasi investasi.

“Paket kebijakan ini hanya bisa mendorong kenaikan konsumsi, tetapi tidak bisa mendorong investasi, peningkatan investasi maupun peningkatan ekspor,” ungkap Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti, saat dihubungi Senin (9/6/2025).

Padahal, Esther mengungkapkan, mesin pertumbuhan ekonomi nasional bukan hanya pada konsumsi, tetapi belanja pemerintah, investasi dan ekspor. “Jadi seharusnya ke depannya paket kebijakan ini harus mendorong ke arah investasi dan peningkatan ekspor,” kata Esther.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 4 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 14 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia