Jumat, 15 Mei 2026

Angka Fantastis Ekspor Nonmigas Indonesia ke China US$ 24,25 Miliar

Penulis : Monique Handa Shafira
1 Jul 2025 | 14:13 WIB
BAGIKAN
Tangkapan layar - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini dalam Rilis BPS yang disampaikan di Kantor BPS, Jakarta, Selasa (1/7/2025). (Foto: BPS)
Tangkapan layar - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Pudji Ismartini dalam Rilis BPS yang disampaikan di Kantor BPS, Jakarta, Selasa (1/7/2025). (Foto: BPS)

JAKARTA, investor.id – Sebanyak US$ 24,25 miliar ekspor yang bukan minyak bumi dan gas (nonmigas) Indonesia terbesar mengalir ke China. Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan angka fantastis ekspor nonmigas Indonesia ke China, yang kembali menjadi tujuan utama pada periode Januari hingga Mei 2025 dengan pangsa pasar mencapai 22,87%.

Adapun ekspor nonmigas bulan tersebut mencapai US$ 23,50 miliar atau melesat 11,89% dari tahun ke tahun (YoY). Sedangkan, ekspor migas mengalami penurunan 21,71% menjadi hanya US$ 1,11 miliar.

“Nilai ekspor nonmigas ke China mencapai US$ 24,25 miliar dengan tujuan utama besi dan baja menyentuh US$ 7,65 miliar atau 31,56%,” ungkap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam Rilis BPS di Kantor BPS, Jakarta, Selasa (1/7/2025).

ADVERTISEMENT

Selain besi dan baja, ekspor nonmigas ke China juga menyasar ke bahan bakar mineral sebesar US$ 3,69 miliar atau 15,22% serta nikel dan barang daripadanya sebesar US$ 2,73 miliar atau 11,25%.

Kemudian, ekspor nonmigas Indonesia yang kedua menyasar ke Amerika Serikat (AS) dengan pangsa pasar 11,42% dan menyentuh nilai US$ 12,11 miliar. Adapun tujuan utamanya ke mesin dan perlengkapan elektrik sebesar US$ 2,22 miliar atau 18,34%, alas kaki sebesar US$ 1,08 miliar atau 8,94%, serta pakaian dan aksesorinya sebesar US$ 1,02 miliar atau (8,45%).

Sedangkan yang ketiga ke India dengan pangsa pasar 6,87% dan menyentuh nilai US$ 7,28 miliar. Utamanya ke bahan bakar mineral sebesar US$ 2,57% atau 35,32%, lemak dan minyak hewani/nabati sebesar US$ 1,08 miliar atau 14,88%, serta besi dan baja sebesar US$ 0,58 miliar atau 8,02%.

Secara keseluruhan, BPS mengungkap China, AS, dan India yang menjadi tiga besar negara tujuan ekspor pada Januari hingga Mei 2025 mencatatkan share sekitar 41,16% dari total ekspor nonmigas Indonesia.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia