Jumat, 15 Mei 2026

Indonesia Salah Satu Negara Pertama Bahas Tarif Dagang Lanjutan dengan AS

Penulis : Addin Anugrah Siwi
11 Jul 2025 | 15:54 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah kanan) dan U.S. Secretary of Commerce Howard Lutnick (tengah kiri) dalam pertemuan di Washington D.C, Rabu, (9/7/2025). (Foto: Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah kanan) dan U.S. Secretary of Commerce Howard Lutnick (tengah kiri) dalam pertemuan di Washington D.C, Rabu, (9/7/2025). (Foto: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA, investor.id – Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang secara resmi diterima oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk membahas kebijakan tarif bea masuk impor.

Pertemuan berlangsung di Washington D.C, Rabu, (9/7/2025), hanya dua hari setelah Presiden AS Donald Trump mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto pada 7 Juli 2025, yang berisi pemberitahuan tentang besaran tarif baru dan waktu pemberlakuannya mulai 1 Agustus mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Bidang Perekonomian) Airlangga Hartarto mewakili Pemerintah Indonesia dalam pertemuan tersebut diterima langsung oleh U.S. Secretary of Commerce Howard Lutnick serta United States Trade Representative (USTR) Jamieson Greer.

“Delegasi Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang diterima langsung oleh Pemerintah AS untuk membahas kelanjutan dari proses perundingan tarif,” ujar Susiwijono Moegiarso, Kamis (10/7/2025).

ADVERTISEMENT

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mempercepat proses negosiasi dalam tiga minggu kedepan guna mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Pembahasan tidak hanya fokus pada tarif, tetapi juga menyentuh isu-isu strategis lainnya seperti hambatan non-tarif, ekonomi digital, keamanan ekonomi, dan kerjasama investasi.

“Kita sudah memiliki pemahaman yang sama dengan AS terkait progress perundingan. Kita akan mengoptimalkan waktu dalam tiga minggu ke depan, untuk secara intensif merundingkan lebih lanjut dan menuntaskan perundingan tarif ini dengan prinsip yang saling menguntungkan,” ujar Airlangga.

Ia juga menekankan bahwa hubungan dagang Indonesia-AS selama ini terjalin baik dan perlu terus diperkuat, termasuk melalui kerja sama antar pelaku usaha.

“Kita ingin meningkatkan hubungan komersial Indonesia dengan AS,” ungkap Airlangga.

Dalam kunjungan ini, Airlangga turut didampingi sejumlah pejabat Kemenko Perekonomian, termasuk Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi, Deputi Perniagaan dan Ekonomi Digital Ali Murtopo, serta Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 2 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia