Di Sela Nego Tarif AS, Indonesia Bahas Perjanjian Perdagangan dengan UE dan Eurasia
JAKARTA, investor.id – Di sela-sela negosiasi tarif perdagangan dengan Amerika Serikat (AS), Indonesia juga melangsungkan pembicaraan untuk mempercepat perjanjian dagang dengan Uni Eropa dan Eurasia. Pembicaraan itu salah satunya dalam rangka memperluas pasar ekspor Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dan pembahasan strategis terkait dengan percepatan penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), dengan European Union Commissioner for Trade and Economic Security Maros Sefcovic secara virtual dari Washington D.C, Amerika Serikat, Rabu (9/7/2025). Ini adalah tindak lanjut dari pertemuan dengan Komisioner Maros di Brussels pada Juni 2025
Dalam keterangan resmi pada Jumat (11/7/2025), kedua pihak disebut terus melakukan pembahasan bersama guna memastikan penyelesaian IEU-CEPA. Kesepakatan melalui IEU-CEPA ini diyakini akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan perdagangan dan investasi bilateral yang saling menguntungkan.
Hubungan dagang Indonesia-UE terus berkembang, dengan nilai perdagangan sebesar US$ 30,1 miliar pada 2024. Sebagai mitra dagang terbesar kelima bagi Indonesia, UE juga melihat Indonesia sebagai mitra dagang ke-33. Adapun surplus perdagangan Indonesia terhadap Uni Eropa meningkat pesat, mencapai US$ 4,5 miliar pada 2024, naik dari US$ 2,5 miliar pada tahun sebelumnya.
Kedua pihak menegaskan kembali komitmen untuk membangun dan meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi yang berbasis aturan dan saling menghormati, khususnya di tengah dinamika tantangan global saat ini. IEU-CEPA akan membuka peluang bisnis yang lebih luas, meningkatkan kepastian hukum, serta menyediakan platform strategis untuk memperdalam dialog dan kerja sama di berbagai isu ekonomi penting yang relevan saat ini.
Saat ini, proses perundingan telah mencapai tahap yang sangat maju. Indonesia dan UE tengah melakukan finalisasi isu-isu teknis, fine-tunning dan menyusun kerangka waktu yang lebih detail untuk mencapai tahap ratifikasi IEU-CEPA.
Baca Juga:
AS Kepincut Proyek Hilirisasi IndonesiaKomisioner Maros juga menjelaskan proses ratifikasi IEU-CEPA di internal UE. Berbeda dengan perjanjian lain yang memerlukan ratifikasi oleh masing-masing negara anggota UE, proses untuk perjanjian ini hanya memerlukan persetujuan di tingkat UE—melalui suara mayoritas dari para Menteri Perdagangan dan persetujuan Parlemen Eropa.
Sejalan dengan Indonesia, Uni Eropa juga menekankan pentingnya percepatan implementasi perjanjian ini, mengingat urgensi menciptakan stabilitas dan memperluas akses pasar di tengah dinamika dan ketidakpastian global saat ini. Kedua pihak memiliki kepentingan bersama untuk memperkuat hubungan ekonomi yang saling menguntungkan dan membangun kemitraan strategis yang dapat diandalkan.
Pembicaraan dengan Eurasia
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






