Koperasi Merah Putih Diawasi Ketat
22 Jul 2025 | 09:00 WIB
JAKARTA, investor.id - Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kopkel) Merah Putih diyakini bisa menjadi gerakan besar ekonomi kerakyakan di Indonesia. Pasalnya, dana yang selama ini disedot dari desa ke kota, akan dikembalikan lagi ke desa untuk menyokong aktivitas atau lini bisnis Koperasi Merah Putih seperti gerai sembako, outlet elpiji gas melon, klinik dan apotek desa, gudang maupun pengering padi dan jagung, simpan pinjam, sarana logistik desa, serta agen pupuk.
Koperasi Merah Putih yang dirancang dengan pendekatan inklusif, modern, dan berbasis gotong-royong diharapkan bisa memperkuat ekonomi dan ketahanan pangan desa, serta mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online ilegal, tengkulak, dan praktik rentenir. Koperasi ini dinilai juga berpotensi mendorong pengembangan usaha lokal, memperpendek rantai distribusi, serta memudahkan akses masyarakat desa atas sumber daya dan layanan yang dibutuhkan.

