Jumat, 15 Mei 2026

Proyek Hilirisasi Sedot Investasi Rp 280,8 Triliun pada Semester I-2025

Penulis : Arnoldus Kristianus
29 Jul 2025 | 15:44 WIB
BAGIKAN
ilustrasi nikel. (Foto: Bloomberg)
ilustrasi nikel. (Foto: Bloomberg)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi bidang hilirisasi mencapai Rp 280,8 triliun pada semester I-2025 atau tumbuh 54,8% secara tahunan. Mayoritas berasal dari komoditas mineral.

“Realisasi investasi di bidang hilirisasi mencapai Rp 280,8 triliun atau 29,8% dari total investasi keseluruhan. Trendnya meningkat pada kuartal II, dan kami klihat akan masih meningkat lagi depannya,” ucap Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dalam konferensi pers di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada Selasa (29/7/2025).

Realisasi investasi hilirisasi di komoditas mineral mencapai Rp 193,8 triliun. Jumlah ini terbagi dalam nikel sebesar Rp 94,1 triliun; besi baja sebesar Rp 21,5 triliun; tembaga sebesar Rp 40 triliun; timah sebesar Rp 3,5 triliun; bauksit sebesar Rp 27,7 triliun; serta komoditas lainnya meliputi pasir silika, emas, perak, kobalt, mangan, batu bara, aspal buton, logam tanah jarang dengan total nilai sebesar Rp 7 triliun. Pengembangan nikel dilakukan agar dapat menjadi bahan baku utama dari ekosistem kendaraan listrik.

ADVERTISEMENT

“Untuk pembangunan the whole ecosystem dari nikel, battery cell, battery pack hingga recycle-nya juga. Dan itu total project-nya sebesar US$ 9 miliar atau sekitar Rp 150 triliun,” kata dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan pemerintah juga sedang mengembangkan investasi bauksit. Dia optimis ada beberapa investasi yang kami yakini juga akan masuk dari segi bauksit tingkat finalisasinya.

Proyek Hilirisasi Sedot Investasi Rp 280,8 Triliun pada Semester I-2025
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani dalam konferensi pers di kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada Selasa (29/7/2025). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

“Investasi ini kita lihat juga satu hal yang sangat-sangat positif. Jadi kalau mungkin nanti laporan 6 bulan lagi, bisa dilihat dari sektor bauksit itu insyaallah akan lebih meningkat lagi,” terang dia.

Investasi sektor hilirisasi perkebunan dan kehutanan mencapai Rp 67,4 triliun yang terbagi dalam kelapa sawit senilai Rp 31,6 triliun; karet senilai Rp 8,2 triliun; kayu log senilai Rp 24,9 triliun; dan lainnya sebesar Rp 2,7 triliun.

Investasi sektor hilirisasi sektor minyak dan gas bumi sebesar Rp 17,3 triliun yang terbagi dalam minyak bumi sebesar Rp 7,9 triliun dan gas bumi sebesar Rp 9,4 triliun. Selanjutnya investasi di perikanan dan kelautan mencapai Rp 2,3 triliun. Komoditas yang dilakukan hilirisasi adalah garam, ikan tuna, ikan cakalang, ikan tongkol, udang, rumput laut, rajungan, dan tilapia.

Lima besar lokasi realisasi investasi sektor hilirisasi pada semester I-2025 adalah Sulawesi Tengah sebesar Rp 55,4 triliun (19,7%); Maluku Utara sebesar Rp 33,9 triliun (12,1%); Jawa Barat sebesar Rp 28,7 triliun (10,2%); Jawa Timur sebesar Rp 18,3 triliun (6,5%); dan Nusa Tenggara Barat sebesar Rp 17,9 triliun (6,4%).

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 53 detik yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 12 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 16 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 54 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 58 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia