Jumat, 15 Mei 2026

Prabowo Alokasikan Rp 335 Triliun untuk Program MBG pada 2026

Penulis : Arnoldus Kristianus
15 Aug 2025 | 16:21 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). (ANTARA/Dhemas Reviyanto)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). (ANTARA/Dhemas Reviyanto)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan alokasi anggaran sebesar Rp335 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Anggaran ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menggerakkan ekonomi daerah.

Dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Jumat (15/8/2025), Prabowo menjelaskan bahwa program MBG bertujuan untuk meningkatkan gizi bagi ibu hamil, balita, hingga siswa sekolah, demi menekan prevalensi stunting.

"Alokasi anggaran MBG tahun 2026 kita alokasikan sebesar Rp 335 triliun," kata Prabowo. Pemerintah menargetkan program ini menjangkau 82,9 juta penerima manfaat. 

Untuk itu, akan dibangun satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di seluruh pelosok negeri agar penyaluran bisa merata. Prabowo juga menyebut program MBG bukan sekadar program sosial, melainkan fondasi untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Ia pun membandingkan kecepatan pelaksanaan program ini dengan negara lain. 

ADVERTISEMENT

"Dalam 7 bulan kita berhasil mencapai apa yang negara-negara lain butuh belasan tahun. Brasil butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta makan bergizi gratis setiap hari," terangnya.

Menurut Kepala Negara, program ini akan membawa manfaat luas, seperti pemberdayaan UMKM, petani, nelayan, dan peternak, serta menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru yang memperkuat ekonomi lokal.

“Perekonomian lokal yang akan tumbuh semakin kuat, menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru hingga memberdayakan jutaan petani nelayan peternak dan pelaku UMKM,” tutur Prabowo.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia