Kadin: Tanpa Stabilitas Keamanan, Investasi dan Ekonomi Bisa Terancam
JAKARTA, investor.id – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie meyakini kondisi keamanan pasca-demonstrasi akan kembali stabil. Namun, ia mengingatkan bahwa tanpa adanya stabilitas, dunia usaha akan terancam karena terganggunya rantai pasok dan pasokan bahan baku yang dapat memicu inflasi.
Anindya mengatakan para pengusaha, yang tergabung dalam 200 asosiasi, telah menyampaikan kekhawatiran mereka. Selain masalah kenaikan pajak dan perizinan investasi, mereka kini menghadapi tekanan besar akibat masalah keamanan yang menghambat rantai pasok, sejak demonstrasi berlangsung pada 28 Agustus 2025 lalu.
“Pelaku usaha menyampaikan mereka terdampak berat. Selain masalah kenaikan pajak, izin investasi yang tidak lancar, mereka kini mendapat tekanan hebat akibat masalah keamanan yang menghambat rantai pasok,” kata Anindya dalam keterangan persnya, Selasa (2/9/2025).
Anindya menekankan, jika situasi keamanan yang tidak stabil terus berjalan, tidak dapat dipungkiri dunia usaha dapat terdampak secara perlahan. Situasi keamanan di Tanah Air yang tidak stabil dapat memicu inflasi dan menghambat laju pertumbuhan ekonomi.
“Pengiriman barang kini mulai terhambat bahkan terhenti akibat terganggunya rantai pasok. Jaminan keamanan perlu diberikan kepada pelaku ekonomi di setiap simpul jalur distribusi dan di semua sentra produksi,” jelas Anindya.
Meskipun demikian, ia menyebut pernyataan tegas Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan rasa tenang kepada para pengusaha. Kadin menyatakan dukungannya terhadap langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh Polri.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Budi Gunawan memastikan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia berangsur kondusif setelah rentetan aksi demonstrasi yang beberapa diantaranya berujung pada aksi perusakan fasilitas umum.
“Alhamdulillah, kondisi hari ini sudah semakin normal, semakin kondusif, dan ini situasi yang harus kita pertahankan bersama," kata Budi Gunawan di Jakarta, Senin (1/9/2025).
Selain respons dari pemerintah, para pengamat juga menganalisis fenomena perusakan fasilitas umum dalam demonstrasi. Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional (Puskamnas) Universitas Bhayangkara, Prof. Hermawan Sulistyo atau yang akrab disapa Prof Kiky berpendapat bahwa ada pihak-pihak lain yang memanfaatkan situasi.
Menurutnya, aksi perusakan fasilitas umum tidak murni dilakukan oleh peserta unjuk rasa, melainkan oleh penyusup atau fellow traveler yang menumpang saat situasi sudah memanas. “Fellow traveler ini bukan pihak yang menciptakan kondisi, tetapi mereka menumpang ketika situasi sudah panas,” ucap Prof Kiky dalam diskusi di Beritasatu TV dan BTV, Selasa (2/9/2025) pagi.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






