Sabtu, 4 April 2026

Pemerintah Guyur Rp 90 T untuk Kopdes Merah Putih pada Triwulan I-2026

Penulis : Arnoldus Kristianus
23 Feb 2026 | 15:13 WIB
BAGIKAN
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan sambutan saat peresmian operasional Koperasi Desa Merah Putih Girimukti di Plaza Lebak, Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (12/9/2025). (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan sambutan saat peresmian operasional Koperasi Desa Merah Putih Girimukti di Plaza Lebak, Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Jumat (12/9/2025). (ANTARA FOTO/Angga Budhiyanto)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyalurkan dana senilai Rp 90 triliun untuk pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih pada triwulan I-2026 ini. Dengan kehadiran Kopdes/Kel Merah Putih diharapkan akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja ke depan.

“Dengan dukungan capital expenditure sebesar Rp 90 triliun pada triwulan I-2026 program ini diharapkan menjadi pengungkit investasi desa dan akselerator pertumbuhan ekonomi nasional dari level akar rumput,” ungkap Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Februari 2026 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Tujuan pembangunan Kopdes/Kel Merah Putih adalah memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi desa; memperpendek rantai distribusi dan mengurangi peran tengkulak; menurunkan harga dan meningkatkan daya beli; meningkatkan kesejahteraan dan lapangan kerja desa; serta, mendukung pengentasan kemiskinan.

Advertisement

“Melalui program ini pemerintah mendorong desa sebagai pusat pertumbuhan baru dengan menjadikan dana desa tidak sekedar sebagai belanja rutin melainkan menjadi instrumen investasi dengan capital expenditure yang produktif dan berkelanjutan,” terang Purbaya.

Hingga 20 Februari 2026 pemerintah telah terbentuk 30 Kopdes/Kel Merah Putih dan melakukan pembangunan 24.186 gerai Kopdes/Kel Merah Putih. Pembangunan gerai dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

“Ke depan, pemerintah menargetkan menyelesaikan 30 ribu gerai KDMP hingga Maret 2026 dan tambahan 50 ribu gerai hingga Agustus 2026,” tutur Purbaya.

Adapun Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Askolani mengatakan kehadiran Kopdes/Kel Merah Putih tidak hanya memberikan dampak positif ke perekonomian desa tetapi hingga ke pertumbuhan ekonomi nasional. Kopdes/Kel Merah Putih turut menghadirkan lapangan kerja sehingga mengoptimalkan angkatan kerja yang ada.

“Banyak tenaga kerja yang akan dipekerjakan untuk membantu pelaksanaan Kopdes/Kel Merah Putih. Jadi di desa tenaga kerja yang bisa dipakai,” kata Askolani.

Untuk pendanaan akan disalurkan untuk pembangunan 30 ribu gerai Kopdes/Kel Merah Putih. Saat pemerintah sudah menyalurkan modal kerja sebesar Rp 90 triliun maka akan diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Nantinya akan ada masa tenggang (grace period) 6-12 bulan. Dana tersebut akan dicicil lagi melalui dana desa selama 6 bulan.

“Jadi ini yang kemudian kita kombinasikan antara pendanaan dengan investasi yang dalam waktu singkat kita bisa wujudkan di desa,” terang Askolani.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 3 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 45 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 55 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 2 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia