Minggu, 21 Juni 2026

Survei: Ekonomi Indonesia Cenderung Memburuk

Penulis : Arnoldus Kristianus
15 Mar 2026 | 21:45 WIB
BAGIKAN
Sejumlah warga berbelanja pakaian untuk kebutuhan Lebaran di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)
Sejumlah warga berbelanja pakaian untuk kebutuhan Lebaran di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Menurut Rahma, survei tersebut menunjukkan kalangan ekonom masih gamang terhadap efektivitas kebijakan saat ini saat menyentuh akar masalah. Hal yang menjadi sorotan adalah terkait efektivitas anggaran besar untuk program-program baru benar-benar menciptakan efek pengganda (multiplier effect) ke ekonomi riil, atau hanya habis untuk konsumsi jangka pendek.

“Pesimisme yang konsisten selama 18 bulan menunjukkan adanya sumbatan dalam struktur ekonomi kita. Masalahnya bukan lagi tentang kapan badai berlalu, tetapi tentang upaya memperbaiki kapalnya agar bisa melaju lebih cepat,” tutur dia.

Bila stagnasi berlanjut maka pemerintah harus melakukan intervensi untuk mengatasi akar masalah struktural dan pelemahan daya beli kelas menengah. Langkah pertama yang dapat dilakukan yaitu menjalankan intervensi fiskal melalui relaksasi untuk kelas menengah, mengingat kelas menengah adalah motor konsumsi yang saat ini paling tertekan.

ADVERTISEMENT

“Pemerintah perlu memberikan nafas tambahan melalui dengan menunda rencana kenaikan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) agar dapat mencegah penurunan konsumsi rumah tangga lebih dalam,” kata dia.

Kedua yaitu menjaga sektor riil dengan menjaga kelanjutan dunia usaha. Untuk mencegah stagnasi bisnis berubah menjadi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), maka diperlukan pertama  pemerintah harus melakukan intervensi pada biaya-biaya pelabuhan dan transportasi yang berada di bawah kendali negara  untuk mengompensasi kenaikan harga energi global.

Survei: Ekonomi Indonesia Cenderung Memburuk
Perkembangan penjualan mobil dan motor di Indonesia. (Ilustrasi: Investor Daily/Datasatu.com)

“Mendorong Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan untuk memberikan relaksasi bobot risiko bagi kredit ke sektor manufaktur dan usaha mikro kecil dan menengah yang berorientasi ekspor atau substitusi impor,” tutur Rahma.

Ketiga yaitu menjaga kepercayaan pasar. Dalam hal ini pemerintah harus menjalankan komunikasi kebijakan secara konsisten. “Ketidakpastian mengenai arah fiskal di tengah harga minyak yang tinggi sering kali lebih menakutkan bagi investor daripada angka defisit itu sendiri,” tutur Rahma.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 31 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 8 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia