Sabtu, 4 April 2026

Pemerintah Siapkan Inpres Terbaru Terkait Operasional Koperasi Merah Putih

Penulis : Prisma Ardianto
31 Mar 2026 | 19:04 WIB
BAGIKAN
Pramuniaga merapikan produk yang dijajakan di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Cikiwul, Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)
Pramuniaga merapikan produk yang dijajakan di Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Cikiwul, Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini. (ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah tengah menyusun Instruksi Presiden (Inpres) baru untuk mengatur operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih. Langkah ini merupakan kelanjutan dari program penguatan ekonomi desa yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa regulasi ini akan menjadi panduan teknis setelah sebelumnya pemerintah menerbitkan Inpres Nomor 9 Tahun 2025 yang berfokus pada percepatan pembentukan fisik koperasi di seluruh Indonesia.

“Kami juga bersama-sama akan menyusun Inpres mengenai operasionalisasi Kopdes Merah Putih,” kata Menko Zulkifli usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kemenko Pangan, Jakarta, seperti dikutip dari Antara pada Selasa (31/3/2026).

Advertisement

Berdasarkan data Kementerian Koperasi per 30 Maret 2026, tercatat sebanyak 34 ribu bangunan fisik berupa gudang, gerai, dan alat perlengkapan telah dibangun di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, lebih dari 2.500 bangunan fisik telah rampung 100%.

Sejauh ini, sebanyak 83 ribu Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia telah terbentuk dan resmi memiliki badan hukum atau akte koperasi. Zulkifli menegaskan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan terus dikebut hingga mencapai target 80 ribu titik yang beroperasi penuh.

“Ini merupakan program unggulan Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Kami sudah sepakat harus kerja keras menyelesaikan ini, tidak ada kata lain kecuali ini harus betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar pria yang akrab disapa Zulhas tersebut.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menambahkan bahwa Inpres mendatang akan memperjelas pembagian wewenang antarinstansi terkait guna menjamin kelancaran operasional di lapangan.

“Ya nanti pembagian tugas Agrinas apa, Kemendes apa, Kemenkop apa. Itu juga cenderung (fokus ke) operasionalisasi,” jelas Yandri.

Nantinya, Koperasi Merah Putih akan berfungsi sebagai pusat ekonomi desa yang multifungsi. Selain menjadi gerai sembako dan kebutuhan pokok, koperasi ini akan melayani penjualan barang bersubsidi, penyediaan obat-obatan melalui klinik desa, lembaga keuangan mikro, hingga pusat logistik dan pergudangan di tingkat desa.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 5 menit yang lalu

Lima Jurus Menghadapi Periode Kritis Produksi Beras

Stok beras di atas 4 juta ton, masyarakat tidak perlu panik.
International 9 menit yang lalu

Jet Tempur F-15 AS Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Jadi Rebutan

Jet F-15 AS jatuh di Iran, operasi penyelamatan pilot jadi rebutan kedua pihak. Eskalasi perang kian meluas hingga ancam pasokan energi.
Business 35 menit yang lalu

Operator Transportasi Antisipasi Libur Panjang Paskah

Sejumlah operator transportasi mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat pada libur panjang Hari Raya Paskah 2026.
International 38 menit yang lalu

12 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakbar Terendam Banjir

Banjir rendam 12 RT di Jakarta Barat akibat luapan Kali Angke dan Pesanggrahan. BPBD DKI siagakan personel untuk penyedotan genangan air.
Market 47 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Sabtu 4 April 2026: Kokoh

​​​​​​​Harga emas Antam (ANTM) terpantau kokoh pada hari ini, sabtu (4/4/2026). Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 51 menit yang lalu

Masuk Saham Terkonsentrasi Tinggi, Laba Samator (AGII) Merosot

Laba bersih Samator Indo Gas (AGII) merosot 44,37% pada 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia