Minggu, 21 Juni 2026

Yakinkan Investor AS, Purbaya: Ekonomi RI Bisa Tumbuh Cepat Tanpa Boros Anggaran

Penulis : Arnoldus Kristianus
15 Apr 2026 | 19:09 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam pertemuan dengan 18 investor di Washington DC, Amerika Serikat pada Selasa (14/4/2026). (Foto :Humas Kementerian Keuangan)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam pertemuan dengan 18 investor di Washington DC, Amerika Serikat pada Selasa (14/4/2026). (Foto :Humas Kementerian Keuangan)

WASHINGTON DC, investor.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Indonesia tetap menjalankan pengelolaan keuangan negara dengan penuh kehati-hatian meski tengah memacu pertumbuhan ekonomi. Di hadapan 18 investor global di Washington DC, AS, Purbaya menegaskan bahwa akselerasi ekonomi nasional tidak akan mengorbankan disiplin fiskal.

Dalam pertemuan yang dihadiri raksasa manajer investasi seperti Fidelity, Goldman Sachs Asset Management (GSAM), Eaton Vance, dan MFS Investment Management pada Selasa (14/4/2026), para investor menyoroti komitmen pemerintah Indonesia dalam menjaga defisit fiskal di tengah target pertumbuhan yang ambisius.

“Jadi kami sudah jelaskan ke mereka dengan detail dan komprehensif apa yang kita lakukan. Mereka suka sekali dengan jelasan kita bahwa kita akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kehati-hatian kebijakan fiskal, itu yang mereka pegang,” ucap Menkeu Purbaya dalam pernyataan resmi yang diterima pada Rabu (15/4/2026).

ADVERTISEMENT

Purbaya mengakui, selama ini investor sempat meragukan kemampuan Indonesia menjaga anggaran tetap terkendali di tengah upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Oleh karena itu, dia memberikan penjelasan mendalam kepada para investor tentang kebijakan mengelola anggaran di Indonesia.

“Sepertinya selama ini mereka masih agak bingung dengan kebijakan kita, utamanya mereka bingung kenapa kita bisa tumbuh lebih cepat tetapi anggarannya tetap terkendali lalu kami jelaskan dengan gamblang,” terang Purbaya.

Yakinkan Investor AS, Purbaya: Ekonomi RI Bisa Tumbuh Cepat Tanpa Boros Anggaran
Realisasi APBN sampai dengan 31 Maret 2026. (Ilustrasi: Investor Daily/Datasatu)

Setelah mendapat penjelasan yang menyeluruh, para investor menyatakan minat kuat untuk meningkatkan partisipasi di pasar modal Indonesia, baik di sektor fixed income maupun equity.

“Ada yang sebagian fixed income. Tetapi sepertinya sebagian juga dari equity. Jadi harusnya ini kan financial sector, ya, bukan FDI (Foreign Direct Investment). Jadi seharusnya sih gak lama lagi akan masuk ke Indonesia. Dan akan mendorong pasar modal Indonesia ke level yang lebih tinggi lagi,” terang Purbaya.

Pada hari yang sama, Menkeu juga bertemu dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva. Menanggapi kekhawatiran IMF terkait risiko geopolitik dan harga energi, Purbaya menegaskan Indonesia memiliki bantalan anggaran (fiscal buffer) yang sangat solid melalui Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp 420 triliun.

Menurutnya, penyesuaian kebijakan yang dilakukan pemerintah sejak akhir tahun lalu telah terbukti efektif menyerap tekanan eksternal (shock), termasuk fluktuasi harga minyak mentah.

“IMF melihat kondisi ekonomi Indonesia secara positif. Kita kuat dan tidak membutuhkan dukungan pendanaan darurat,” pungkas Purbaya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia