Minggu, 21 Juni 2026

Purbaya Bantah SAL Sisa Rp 120 Triliun, Tegaskan Kas Negara Masih Utuh

Penulis : Akmalal Hamdhi
27 Apr 2026 | 16:53 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Senin (27/4/2026). (B-Universe Photo/Akmalal Hamdhi)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Senin (27/4/2026). (B-Universe Photo/Akmalal Hamdhi)

JAKARTA, investor.id – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, membantah keras isu yang menyebutkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah hanya tersisa Rp 120 triliun. Purbaya menegaskan bahwa total SAL saat ini masih berada di angka Rp 420 triliun dan belum digunakan sama sekali untuk keperluan belanja anggaran.

Klarifikasi ini muncul setelah beredarnya kabar mengenai penipisan cadangan kas negara. Purbaya menjelaskan, penurunan saldo di Bank Indonesia terjadi karena adanya pemindahan dana sebesar Rp 300 triliun ke perbankan komersial, namun status kepemilikannya tetap sebagai dana cadangan pemerintah.

“Yang saya kerjakan adalah memindahkan Rp 300 triliun dari BI ke bank komersial. Itu masih uang saya seperti deposito saja. Uang saya SAL masih utuh Rp 420 triliun,” tegas Purbaya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, pada Senin (27/4/2026).

ADVERTISEMENT

Purbaya memaparkan bahwa langkah memindahkan dana ke perbankan umum dilakukan untuk optimalisasi penempatan tanpa mengurangi cadangan fiskal. Dana tersebut ditempatkan dalam instrumen deposito on call yang sifatnya fleksibel, sehingga dapat ditarik kembali sewaktu-waktu jika dibutuhkan.

“Cuma saya pindahkan ke bank seperti deposito dari BI. Uangnya sepeser pun belum dipakai untuk anggaran, masih dalam bentuk SAL,” kata Purbaya. Ia menambahkan pemerintah belum berencana menggunakan dana SAL.

Purbaya Bantah SAL Sisa Rp 120 Triliun, Tegaskan Kas Negara Masih Utuh
Realisasi APBN sampai dengan 31 Maret 2026. (Ilustrasi: Investor Daily/Datasatu)

Lebih lanjut, Menkeu memastikan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini masih dalam posisi aman. Dana SAL sendiri diposisikan sebagai instrumen perlindungan terakhir (last line of defense) dalam manajemen pengelolaan fiskal nasional.

Menurutnya, pemerintah memiliki perlindungan berlapis untuk menjaga stabilitas ekonomi sebelum harus menyentuh cadangan SAL. "Kalau saya bilang, itu (SAL) adalah second line of defense, atau bahkan lapisan terakhir dari pertahanan berlapis-lapis yang kita miliki," tandas Menkeu.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 34 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 1 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 7 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia