Minggu, 21 Juni 2026

Proyek Prioritas Nasional Dorong PMTB Tumbuh 5,96% pada Triwulan I-2026

Penulis : Prisma Ardianto
5 Mei 2026 | 13:24 WIB
BAGIKAN
Sejumlah pekerja memasang perancah saat rehabilitasi jembatan di Kota Kediri, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)
Sejumlah pekerja memasang perancah saat rehabilitasi jembatan di Kota Kediri, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)

JAKARTA, investor.id – Kinerja investasi Indonesia menunjukkan tren positif pada awal tahun 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau investasi tumbuh solid sebesar 5,96% secara tahunan (year on year/yoy) pada triwulan I-2026, yang dipicu oleh masifnya aktivitas pembangunan dan tingginya kepercayaan pelaku usaha.

Pertumbuhan investasi ini menjadi mesin penggerak krusial bagi ekonomi nasional di tengah dinamika global. Capaian tersebut didorong oleh akselerasi proyek prioritas nasional serta peningkatan aliran modal, baik dari sektor swasta maupun pemerintah.

Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61% pada triwulan I-2026. Perekonomian Indonesia berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 6.187,2 triliun dan atas dasar harga konstan mencapai Rp 3.447,7 triliun.

ADVERTISEMENT

“PMTB tumbuh positif didorong oleh pembangunan program prioritas nasional serta investasi swasta dan pemerintah. Kontribusi PMTB terhadap pertumbuhan ekonomi triwulan I- 2026 mencapai 1,79%, tertinggi ke-dua setelah konsumsi rumah tangga,” jelas Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, pada Selasa (5/5/2026).

Secara terperinci, penguatan investasi ini dimotori oleh lonjakan pada sejumlah subkomponen utama. Subkomponen kendaraan mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 12,39%, yang mencerminkan peningkatan aktivitas distribusi dan mobilitas ekonomi nasional.

Proyek Prioritas Nasional Dorong PMTB Tumbuh 5,96% pada Triwulan I-2026
Distribusi dan pertumbuhan PDB menurut pengeluaran pada triwulan I-2026. (Sumber: BPS)

Tak kalah signifikan, subkomponen mesin dan perlengkapan tumbuh 10,78%. Performa ini didukung oleh kenaikan impor barang modal jenis mesin serta realisasi belanja pemerintah untuk pengadaan peralatan pendukung berbagai proyek pembangunan.

Data ini selaras dengan laporan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang mencatat kenaikan realisasi investasi sebesar 7,22% yoy atau menjadi sebesar Rp 498,79 triliun. Solidnya angka-angka ini menunjukkan bahwa fondasi ekonomi Indonesia tetap kokoh melalui penguatan modal tetap di berbagai sektor strategis.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 3 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 34 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia