Jumat, 15 Mei 2026

Indika Energy Targetkan Pendapatan di Atas US$ 1 Miliar

Penulis : Oleh Rausyan Fikry
31 Jan 2017 | 12:43 WIB
BAGIKAN

JAKARTA – PT Indika Energy Tbk (INDY) menargetkan pendapatan tahun ini dapat mencapai di atas US$ 1 miliar, meningkat dibandingkan proyeksi pendapatan tahun lalu sekitar US$ 800 juta. Kenaikan harga batubara serta efisiensi berkelanjutan diharapkan menjadi katalis positif bagi kinerja perseroan.


Direktur Keuangan Indika Energy Azis Armand mengungkapkan, sejak 2015 ketika harga batubara jatuh, Indika Energy telah melakukan efisiensi di segala lini. Langkah itu telah membuahkan hasil dengan membaiknya margin laba kotor (gross profit margin) perseroan pada 2016 dibandingkan dengan 2015.

ADVERTISEMENT


Azis berharap, harga batubara yang semakin baik sejak akhir tahun lalu diharapkan terus berlanjut tahun ini. Dia memperkirakan harga batubara bisa berada pada level US$ 70 – 80 per ton pada tahun ini.

Kita menargetkan produksi batubara sebesar 33 juta ton tahun ini, kurang lebih sama dengan produksi tahun lalu,” kata dia di Jakarta, Senin (30/1).

Indika Energy menargetkan tambang PT Kideco Jaya Agung dapat memproduksi sebanyak 32 juta ton batubara.


Sedangkan tambang milik anak usaha perseroan lainnya, PT Multi Tambangjaya Utama (MUTU), ditargetkan memproduksi sekitar satu juta ton batubara. Meskipun harga batubara sudah jauh lebih baik, perseroan masih tetap konservatif dalam mencanangkan target produksi tahun ini.

Komisaris Utama Indika Energy Agus Lasmono mengatakan, sejauh ini perseroan masih konservatif dalam memproduksi batubara. Setelah terjadi krisis yang mengurangi permintaan batubara, Indika Energy akan fokus pada upaya menjaga permintaan terlebih dahulu sebelum meningkatkan produksi.

Sebagian besar produksi batubara Indika dijual ke luar negeri, seperti Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, Italia, dan India. Adapun 25% produksi batubara perseroan dijual ke pasar domestik. “Sasaran negara tujuan ekspor batubara tahun ini tetap sama,” tuturnya. (bersambung)


Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/indika-berharap-gross-profit-margin-tahun-ini-lebih-baik/155994

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia