Pollux Properties Kuasai 100% Saham Stirling Capital
JAKARTA, investor.id - Pollux Properties Limited, induk usaha dari PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) mengakuisisi 49,99% saham Stirling Fort Capital Pte Ltd. Dengan akuisisi ini, Pollux Properties akan memiliki 100% saham di Stirling Fort Capital.
Chief Executive Officer Pollux Properties Nico Purnomo Po mengatakan, transaksi dilakukan pada 7 Oktober 2020. Pada waktu tersebut, perusahaan mengakuisisi 285 ribu dan 15 ribu saham Stirling Fort Capital dari Elwyn Chan Kah Wai dan Chia Yew Nguan yang merepresentasikan 49,99% saham perusahaan. Adapun nilai dari transaksi tersebut mencapai S$ 300 ribu.
Sebelumnya, Pollux Properties telah memiliki 50,1% saham di Stirling Fort Capital.
"Dengan akuisisi ini, Stirling Fort Capital akan menjadi entitas yang dimiliki sepenuhnya oleh perusahaan," ujar dia dalam keterbukaan informasi di Singapore Stock Exchange pada akhir pekan lalu.
Adapun Stirling FOrt Capital adalah perusahaan manajemen investasi yang berlokasi di Singapura. Perusahaan ini memiliki aset bersih sekitar S$ 829.287 pada 31 Maret 2020.
Nico mengungkapkan, Elwyn Chan Kah Wai dan Chia Yew Nguan melakukan divestasi di Stirling Fort Capital agar bisa fokus pada bisnis lainnya. Perusahaan juga berharap dengan adanya akuisisi ini bisa membentuk sinergi yang kuat dengan bisnis perusahaan.
"Ke depan, kami berencana untuk mengontrol proses pembuatan keputusan dan operasional harian di Stirling Fort Capital sehingga bisa lebih meningkatkan efisiensi di dalam perusahaan," kata dia.
Sementara itu, di Indonesia, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mencabut penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham POLL. Pollux Properti sebelumnya sudah disuspensi selama lebih dari setengah bulan. Namun demikian, harga saham POLL masih menjadi salah satu yang tertinggi di sektor properti.
Direktur Utama Pollux Properti Indonesia Suryo Atmanto mengatakan, stabilnya harga saham disebabkan oleh ekspansi perusahaan pada tahun ini. Beberapa waktu lalu, perseroan menyelesaikan tiga proyek, yakni World Capital Tower di DKI Jakarta, proyek Meisterstadt di Batam, dan Chadstone di Cikarang, Jawa Barat.
"Ketiganya merupakan ujung tombak perusahaan karena penyelesaian dan serah terimanya dilakukan tahun ini," ujar dia.
Ketiga proyek ini memiliki total luas 750 ribu meter persegi. Secara detail, proyek perkantoran World Capital sudah beroperasi sejak tahun lalu dengan 51 lantai. Lalu, proyek Chadstone yang memiliki empat tower apartemen dengan total 3.524 unit, sejak April 2020 sudah mulai diserahterimakan secara bertahap. Sedangkan Pollux Mall Chadstone sudah mulai beroperasi sejak awal tahun ini.
Lebih lanjut, Pollux Chadstone memiliki luas 300 ribu meter persegi. Proyek ini memiliki segudang keunggulan. Salah satunya adalah internet 5G tercepat di Indonesia. Jaringan ini akan melengkapi sistem keamanan 24 jam, Building Automation System (BAS) yang memonitor dan mengontrol sistem secara otomatis. Tidak hanya soal fasilitas dan teknologi, Chadstone juga menyiapkan penunjang roda perekonomian dengan Small Office Home Office (SOHO) dan Pollux Chadstone Mall (PCM).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now

