Bumi Resources Kembali Bayarkan Bunga dan Pokok Tranche A US$ 6,9 Juta
JAKARTA, Investor.id - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali membayar bunga dan pokok Tranche A senilai US$ 6,9 juta pada 12 April 2021. Dengan demikian total bunga dan pokok Tranche A yang sudah dibayarkan telah mencapai US$ 341,7 juta.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan, pembayaran pada 12 April 2021 mewakili pembayaran bunga pinjaman untuk Tranche A.
"Pembayaran sebesar US$341,7 juta, terdiri atas pokok Tranche A sebesar US$ 195,8 juta dan bunga sebesar US$ 145,9 juta, termasuk bunga akrual dan bunga yang belum dibayar (back interest)," jelasnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (12/4).
Sedangkan pembayaran berikutnya atas Tranche A, menurut dia, dilakukan pada jatuh tempo pada Juli 2021. Kupon PIK dari tanggal 11 April 2018 hingga 12 April 2021 atas Tranche B dan C juga sudah mulai dikapitalisasi.
Januari lalu, Bumi Resources juga menuntaskan pembayaran bunga pinjaman Tranche A ke-12 sebesar US$ 3,2 juta. Dileep menjelaskan, dengan pembayaran ke-12 ini, total dana yang telah dibayarkan perseroan mencapai US$ 334,8 juta. Jumlah ini terdiri atas pokok Tranche A senilai US$ 195,8 juta dan bunga sebesar US$ 139 juta, termasuk bunga akrual dan bunga yang belum dibayar (back interest).
Sementara itu, Bumi Resources menargetkan pengurangan beban utang yang lebih tinggi untuk 2021. Hal ini seiring penguatan harga rata-rata penjualan batubara ke level US$ 70-80 per ton tahun ini.
Direktur Bumi Resources Andrew C Beckham mengatakan, pihaknya masih memiliki kemampuan pelunasan utang yang baik pada 2021. Pada kuartal IV-2020, harga batu bara sudah menunjukkan tren kenaikan, setelah beberapa kuartal sebelumnya berturut-turut melemah akibat pandemi Covid-19.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






