Fajar Surya Wisesa Pinjami Anak Usaha US$ 30 Juta
JAKARTA, Investor.id - PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman kredit kepada anak usahanya, PT Dayasa Aria Prima, senilai US$ 30 juta. Perjanjian tersebut ditandatangani kedua pihak pada 10 Desember 2021.
Sekretaris Perusahaan Marco Hardy menjelaskan, perjanjian antar perusahaan bertujuan untuk membiayai tambahan belanja modal dengan jangka waktu perjanjian selama tujuh tahun.
“Pemberian fasilitas pinjaman tersebut tidak berdampak pada kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan perseroan maupun kelangsungan usahanya,” jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (13/12).
Hingga kuartal III-2021, Fajar Surya Wisesa mencetak lonjakan laba bersih sebanyak 121,81% menjadi Rp 507,24 miliar, dibandingkan dengan periode sama tahun lalu senilai Rp 228,68 miliar.
Lonjakan tersebut, sejalan dengan peningkatan penjualan bersih perseroan sebanyak 50,24% menjadi Rp 8,65 triliun, dibandingkan raihan hingga kuartal III-2020 sebesar Rp 5,76 triliun. Beban pokok penjualan perseroan mencapai Rp 7,4 triliun dari semula Rp 4,83 triliun. Alhasil, laba bruto perseroan meningkat menjadi Rp 1,25 triliun dari sebelumnya Rp 928 miliar.
Kemudian, laba sebelum pajak penghasilan perseroan menjadi Rp 654 miliar hingga September 2021 atau naik 262% dari raihan periode sama tahun sebelumnya mencapai Rp 180 miliar. Selanjutnya, laba per saham dasar pada kuartal III-2021 senilai Rp 204,71 dari sebelumnya hanya Rp 92,29.
Belum lama ini, induk usaha dari Fajar Surya Wisesa yakni SCG Packaging Pcl, menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham senilai 39,5 miliar baht atau setara US$ 1,26 miliar. SCG Packaging akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Thailand.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler

