Jumat, 15 Mei 2026

Fokus Pasar: Pemerintah Genjot Infrastruktur Digital

Penulis : Nabil Alfaruq
14 Des 2021 | 08:41 WIB
BAGIKAN
Nasabah menggunakan fasilitas digital banking di Bank BCA Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Nasabah menggunakan fasilitas digital banking di Bank BCA Serpong, Tangerang Selatan, Banten. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id — Nilai transaksi digital Indonesia yang terus meningkat menjadi fokus pemerintah untuk mengembangkan infrastruktur digital guna mendukung pertumbuhan dari ekosistem pembayaran digital.

Pilarmas Sekuritas dalam risetnya, Selasa (14/12), menyebutkan berdasarkan data dari Bank Indonesia, transaksi digital banking meningkat 46.72% YoY menjadi Rp 28.685,48 triliun hingga September 2021. Salah satu layanan yang banyak digunakan oleh nasabah adalah mobile banking yang bisa diakses melalui ponsel pintar.

Saat ini Indonesia menjadi negara terbesar di Asia Tenggara dalam transaksi digital. Berdasarkan penelitian dari Google, Temasek dan Bein Company menunjukkan bahwa pembayaran digital akan terus tumbuh pesar di Indonesia dengan nilai transaksi bruto hingga 2025 mencapai US$ 1.2 triliun.

Hal tersebut didukung oleh sektor teknologi finansial atau fintech didominasi oleh peer to peer lending dan pembayaran digital. Dari sisi P2P Lending, lanjutnya, beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan, baik dari jumlah akun peminjam maupun pemberi pinjaman, serta nilai total pinjaman.

ADVERTISEMENT

Selain itu, nominal transaksi uang elektronik juga meningkat pesat. Sri Mulyani mengungkapkan transaksi uang elektronik Indonesia hanya Rp 2 triliun pada 2012 kini naik lebih dari 100 kali menjadi Rp 205 triliun pada 2020.

Data tersebut menggambarkan bahwa dalam kurun waktu kurang dari 1 dekade terdapat kenaikan 100 kali transaksi uang elektronik di Indonesia. Adaptasi perilaku konsumen yang saat ini telah terintegrasi oleh keuangan digital dinilai menjadi trigger pada naiknya jumlah tersebut.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 39 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia