Siap-Siap, Bank Neo (BBYB) akanRights Issue Rp 5 Triliun di Kuartal I-2022
JAKARTA, investor.id – PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) berencana kembali menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau right issue melalui penawaran umum terbatas (PUT) VI. Dalam aksi tersebut, perseroan menargetkan mendapatkan dana segar Rp 5 triliun.
"BNC akan HMETD lagi yang ke-VI yang rencananya dilakukan di kuartal I-2022. Kami sudah merencanakan kurang lebih double dari angka sebelumnya yaitu Rp 5 triliun yang mana penggunaannya 50%-60% masih untuk investasi di teknologi,” kata Direktur Utama Bank Neo Commerce Tjandra Gunawan dalam keterangan tertulis, Kamis (30/12).
Sebelumnya, penerbitan saham baru Bank Neo mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 679 juta saham atau 400% lebih setara Rp 882,5 miliar. Dalam aksi HMETD ini perseroan menerbitkan 1,92 miliar saham dengan nilai pelaksanaan Rp 1.300 untuk setiap saham. Dengan demikian, jumlah dana yang diterima perseroan adalah sebesar Rp 2,50 triliun. Adapun, aksi korporasi tersebut bertujuan untuk memenuhi modal inti Bank Neo Commerce sebesar Rp 2 triliun pada akhir 2021 dan Rp 3 triliun pada akhir 2022.
Tjandra mengatakan bahwa right issue perseroan mengalami oversubscribed akibat semakin tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Bank Neo Commerce dalam 10 bulan terakhir, utamanya setelah perseroan berhasil bertransformasi menjadi bank digital dengan jumlah nasabah terbesar yang hingga Desember mencapai 13 juta nasabah. Right issue ini menurutnya mampu menarik para investor baru, sedangkan investor lama tetap berpartisipasi penuh dalam aksi korporasi ini.
Tahun depan, BBYB menargetkan meraih 15 juta nasabah baru. “Tahun depan akan semakin ramai bank digital dan kami ingin BNC tetap menjadi pilihan utama masyarakat. Kami fokus untuk mengembangkan ekosistem digital kami dan terus berinovasi memberikan layanan dan produk perbankan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Terdekat kami telah meluncurkan layanan digital lending di ekosistem kami dan akan tersedia di pertengahan Januari di aplikasi neobank. Tentunya banyak kejutan dari BNC di tahun 2022,” ujar dia.
BNC tambahnya juga memberikan fitur-fitur inovatif dan interaktif di aplikasi neobank dengan menyajikan games, chat yang memungkinkan sesama nasabah mengirimkan pesan, Neo Jurnal untuk membantu nasabah mengatur keuangan nasabah, dan kupon experience sebagai fitur edukasi untuk mengajak nasabah berinvestasi. Itu semua dalam upaya menggaet pertumbuhan nasabah.
Dalam RUPS yang digelar 29 Desember 2021, BNC memperkuat jajaran direksi dengan bergabungnya Ricko Irwanto sebagai Direktur Risiko dan Kepatuhan, menggantikan Hardono Budi Prasetya yang telah berpulang pada 30 Juni silam. Ricko Irwanto merupakan sosok dengan pengalaman 25 tahun di dunia perbankan nasional, terakhir Ricko tercatat sebagai Direktur Kepatuhan di PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP).
Di sisi saham, harga saham BBYB kini seharga Rp 2.740 per penutupan 28 Desember, mencatat peningkatan 2.454% dibanding awal tahun 2021.
Berdasarkan, laporan keuangan kuartal III-2021, perseroan catatkan peningkatan 49,16% dari sisi aset per September 2021 (year to date/ytd), dan peningkatan 69,3% untuk perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK). Perseroan juga mencatat kerugian bersih Rp 264 miliar yang mana sebagian besar digunakan dan dialokasikan ke berbagai bentuk investasi, antara lain pada investasi teknologi dan keamanan digital, pengembangan sumber daya manusia, serta promosi dan edukasi berkelanjutan tentang bank digital.
Sebagai informasi, Bank Neo Commerce, yang sebelumnya dikenal sebagai Bank Yudha Bhakti, merupakan bank nasional yang telah berkiprah selama 30 tahun di dunia perbankan di Indonesia. Sejak tahun 2019, Akulaku mulai menjadi pemegang saham Bank Neo Commerce (BBYB), dan di tahun 2020, Bank Neo Commerce bertransformasi menjadi bank digital, dimulai dengan pergantian nama bank dan juga dikukuhkannya Bank Neo Commerce menjadi Bank Buku II oleh Otoritas Jasa keuangan (OJK).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






