Jumat, 15 Mei 2026

Gandeng Atome, Matahari (LPPF) Hadirkan Beli Sekarang Bayar Nanti di Merchant Online dan Offline

Penulis : Lona Olavia
14 Jan 2022 | 13:31 WIB
BAGIKAN
Salah satu gerai Matahari Departement Store. Foto: BeritaSatu Photo/Emral
Salah satu gerai Matahari Departement Store. Foto: BeritaSatu Photo/Emral

JAKARTA, investor.id– Atome penyedia layanan beli-sekarang bayar-nanti (buy now pay later) menjalin kerja sama dengan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang memiliki sejarah panjang dalam dunia ritel di Indonesia dengan total 139 gerai yang kini tersebar di 77 kota seluruh Indonesia. Kerja sama ini terhitung sejak bulan Desember  tahun 2021.

CEO Matahari Department Store Terry O’Connor menyampaikan melalui kerja sama ini, berbagai kegiatan interaktif akan LPPF hadirkan bersama sebagai wujud dari implementasi visi dan tujuan perseroan sebagai house of specialist. Selain itu, LPPF juga melihat bahwa Atome merupakan aplikasi beli-sekarang bayar-nanti yang sangat populer di Indonesia dan dekat dengan generasi muda sebagai pengguna aktif dunia digital.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, produk kami dapat diminati lebih banyak dan membantu masyarakat Indonesia khususnya generasi muda untuk menjalankan passion, hobi, dan aspirasinya. Kami juga senang dapat bekerja sama dan menjadi bagian dari pemulihan perekonomian Indonesia khususnya pada bisnis ritel bersama Atome di tahun 2022 dan seterusnya,” katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/1).

ADVERTISEMENT

General Manager Atome Financial Indonesia Winardi Wijaya  mengatakan, Atome sangat senang dapat menjalin kerja sama dengan Matahari, merek rumah tangga terpercaya yang telah tumbuh bersama masyarakat Indonesia selama bertahun-tahun. Matahari dikenal dengan pakaian fashion dan gaya hidup yang berkualitas, modis serta terjangkau. Selain itu, kemitraan ini akan memungkinkan pembeli generasi muda yang melek akan digital untuk berbelanja produk Matahari melalui pengalaman berbelanja dan pembayaran yang sederhana, mudah, dan nyaman.

Kerja sama ini juga sebagai momentum bagi aplikasi beli-sekarang bayar-nanti untuk terus mendorong pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19, karena mitra merchant telah menyampaikan adanya peningkatan sebanyak 30% dalam penjualan setelah menawarkan penerimaan pembayaran dengan aplikasi buy now pay later

Atome yang merupakan singkatan dari “Available To Me and Access to More” telah hadir di Indonesia dan di delapan negara lainnya, yakni Singapura, Malaysia, Hong Kong, Vietnam, Taiwan, Filipina, Thailand, dan Tiongkok Raya. Dengan Atome, konsumen kini memiliki kenyamanan, akses, serta kemampuan untuk melakukan pembelian produk-produk bermerek dari Matahari Department Store dengan pembayaran yang dapat dicicil selama tiga atau enam bulan, tanpa bunga. Pembayaran dilakukan dengan hanya melakukan scan kode QR di dalam outlet Matahari. Saat ini, mayoritas pengguna Atome adalah Gen Z dan milenial yang berusia antara 25-40 tahun, yang senang akan  simplicity dan pengalaman pengguna yang mengutamakan digital. 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia