Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Janjikan Kinerja Lebih Baik Tahun Ini
JAKARTA, investor.id – PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) secara resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (25/1).
Autopedia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, mulai dari lelang mobil dan motor, jual beli mobil online, dan penyedia data harga mobil dan motor. Perseroan optimistis dapat mencapai target kinerja tahun 2022.
Presiden Direktur ASLC, Jany Candra mengungkapkan, sejalan dengan strategi bisnis yang dijalankan serta inovasi yang terus dikembangkan, ASLC optimis dapat mencapai target kinerja di tahun 2022 ini. Sebagai gambaran, perseroan telah mencatatkan penjualan lebih kurang 100.000 kendaraan hingga akhir 2021 walau dalam kondisi pandemi dan kondisi ekonomi yang masih terhambat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
“Untuk tahun 2022, kami masih optimis dapat mencapai target pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” jelas Jany dalam keterangan resmi, Selasa (25/1).
Dia menambahkan, hal itu juga didukung oleh kemampuan lelang yang dimiliki oleh anak usaha PT JBA Indonesia (JBAI) di mana hingga akhir 2021 diperkirakan sudah melelang hampir 200.000 unit mobil dan motor bekas dengan lebih dari 220.000 peserta lelang per tahun seluruh Indonesia.
Adapun IPO, perseroan menawarkan sebanyak 20% dari modal yang ditempatkan dan akan memperoleh dana segar senilai Rp 652,6 miliar. Di mana, sebanyak 64,7% dari dana tersebut akan digunakan untuk modal kerja sehubungan dengan usaha baru perseroan di bidang jual beli kendaraan bekas. Sedangkan sisanya sebesar 35,3% akan digunakan untuk pelunasan seluruh pinjaman ke entitas induk, yaitu sebesar Rp 225 miliar.
Perseroan didirikan pada tahun 2013 yang merupakan bagian dari grup PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA). ASSA merupakan bagian dari Grup Triputra yang dikelola dan dimiliki oleh T. Permadi Rachmat yang dahulu direktur utama PT Astra International Tbk (1984 -2002).
Sampai dengan awal 2019, perseroan menjalankan kegiatan usaha di bidang jasa lelang dengan merek BidWin. Kemudian, perseroan mengakuisisi JBAI, salah satu pionir lelang otomotif terkemuka di Indonesia yang memiliki induk perusahaan Japan Bike Auction di Yokohama, Jepang. JBAI sudah memasuki pasar lelang otomotif di Indonesia sejak 2011 dan merupakan salah satu perusahaan lelang terbesar di Indonesia.
Melalui pencatatan perdana saham tersebut, perseroan berharap dapat mengembangkan teknologi serta memperluas jaringan dan meningkatkan inventori kendaraan bekas yang sudah dimiliki saat ini. Selain itu, ASLC juga akan mengembangkan otomotive marketplace Caroline.id dengan memanfaatkan O2O (online-to-offline) bisnis model. Hal ini guna untuk memberikan pilihan yang semakin bervariatif dan lokasi yang lebih terjangkau serta kenyamanan bertransaksi bagi konsumen potensial.
Jany Candra mengungkapkan, momentum ini menjadi saat yang tepat bagi perseroan untuk mengembangkan model bisnis baru untuk menangkap peluang pasar yang lebih besar. Selain JBA, pihaknya juga mengembangkan bisnis start-up untuk kendaraan bekas yaitu Caroline dan Cartalog.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now


