Menu
Sign in
@ Contact
Search
Lippo Karawaci. Foto: whatsnewindonesia.com

Lippo Karawaci. Foto: whatsnewindonesia.com

2022, Pra Penjualan Lippo Karawaci (LPKR) Diprediksi Tumbuh

Rabu, 9 Februari 2022 | 08:44 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id  - Analis menilai kinerja penjualan properti PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) akan terus meningkat pada tahun 2022, meneruskan tren positif pada tahun 2021. Dalam riset terbarunya, Analis Citigroup Securities Indonesia Felicia Asrinanda Barus menyampaikan bahwa LPKR mampu membukukan pra penjualan sebesar Rp4,96 triliun pada 2021 atau tumbuh 86% YoY (year-on-year).

Sementara itu, pada tahun 2022, manajemen LPKR menetapkan peningkatan pra penjualan 5% YoY menjadi Rp5,2 triliun. Felicia mengatakan untuk mencapai kinerja tersebut LPKR berencana memacu penjualan produk rumah tapak dan unit ruko dengan harga terjangkau.

Baca juga:  Lippo Karawaci (LPKR) Siap Tancap Gas Kinerja 2022

Pada Februari 2022 misalnya, LPKR akan meluncurkan proyek residensial Cendana Cove Verdant sebanyak 200 unit dengan harga mulai Rp800 jutaan per unit. Selain itu, selain menyasar segmen menengah, LPKR juga percaya diri menjajaki pasar untuk segmen kelas menengah-atas serta berinovasi dengan produk apartemen mid-rise.

Preskom PT Siloam International Hospitals Tbk John Riady pada diskusi dengan para pemimpin redaksi di Imperial Golf Club Karawaci, Jumat (15/10/2021). Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Preskom PT Siloam International Hospitals Tbk John Riady. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

CEO LPKR John Riady menyampaikan bahwa pra penjualan LPKR pada tahun 2022 ditargetkan mencapai Rp5,2 triliun, naik 5% dari realisasi tahun lalu yang sebesar Rp4,96 triliun.

Baca juga: Konsensus Analis Prediksi Pendapatan Lippo Karawaci (LPKR) Bertumbuh di Tahun 2022

“Strategi LPKR antara lain meluncurkan klaster baru produk rumah tapak dengan harga terjangkau. Di samping itu, melakukan penetrasi pasar yang lebih luas pada segmen high income dan apartemen mid-rise, serta meningkatkan permintaan terhadap unit apartemen siap huni,” jelas John dalam rilisnya Rabu (9/2/2022).

John menambahkan bahwa ada banyak faktor yang mendorong meningkatnya kinerja sektor properti, seperti suku bunga yang rendah, insentif dari Pemerintah, dan tingginya permintaan rumah tapak oleh segmen milenial.

Baca juga: Analis: Kinerja Siloam (SILO) Diprediksi Meningkat Di Tahun 2022, Lippo Karawaci (LPKR) Terimbas Positif

“Industri properti memiliki prospek cerah untuk pertumbuhan berkesinambungan. Ke depan sektor properti masih sangat prospektif mengingat rasio kepemilikan rumah yang masih rendah di Indonesia. Pendapatan per kapita masyarakat yang semakin meningkat dan fasilitas perbankan untuk pembiayaan kepemilikan rumah dengan bunga yang terjangkau membuat bisnis properti juga semakin bertumbuh. Sebagai pengembang terkemuka, LPKR akan terus menciptakan produk yang lebih inovatif untuk mendorong kepemilikan rumah bagi generasi selanjutnya. LPKR meyakini pada tahun 2022 sektor properti akan bangkit," tegas John.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com