Sabtu, 4 April 2026

Ternyata! Garuda (GIAA) Kembalikan Dua Pesawat Boeing 777-300ER ke Altavair

Penulis : Thresa Sandra Desfika
14 Feb 2022 | 17:40 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pesawat Boeing 777-300ER PT Garuda Indonesia Tbk. Foto: DAVID
Ilustrasi pesawat Boeing 777-300ER PT Garuda Indonesia Tbk. Foto: DAVID

JAKARTA, investor.id – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pada Minggu (13/2) melakukan pengembalian satu pesawat Boeing 777-300 ER dari total dua armada yang akan dikembalikan.

Hal itu sebagai bagian dari tindak lanjut kesepakatan negosiasi early termination atau percepatan pengembalian armada dengan Altavair yang merupakan salah satu lessor Garuda Indonesia untuk sewa armada B777-300 ER. 

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, pengembalian satu pesawat B777-300ER dengan nomor registrasi PK-GIE tersebut diberangkatkan pada Minggu (13/2) pukul 16.00 WIB dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta menuju Victorville, California.

“Adapun pengembalian armada B777-300 ER yang kedua direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Maret 2022 mendatang,” terang Irfan dalam keterangan tertulis, Senin (14/2).

Melalui langkah percepatan pengembalian armada tersebut, lanjut dia, Garuda Indonesia selanjutnya akan terus mengintensifkan negosiasi bersama dengan lessor lainnya, utamanya terkait dengan rencana percepatan pengembalian armada mengacu pada aspek legalitas dan compliance yang berlaku.

“Hal tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan strategi restrukturisasi armada selaras dengan langkah tranformasi bisnis dan pemulihan kinerja  yang dijalankan guna menjadikan Garuda Indonesia sebagai entitas bisnis yang semakin agile, adaptif, dan berdaya saing,” papar Irfan.

Fokus tersebut, terang Irfan, yang salah satunya dilakukan melalui penyesuaian alat produksi terhadap proyeksi kebutuhan pasar di era kenormalan baru sesuai dengan strategi jangka panjang yang tertuang dalam business plan perusahaan ke depannya.

“Tentunya diperolehnya kesepakatan langkah percepatan pengembalian armada bersama lessor pesawat ini menjadi sinyal positif bagi akselerasi pemulihan kinerja Garuda Indonesia yang turut dicapai melalui negosiasi dan komunikasi yang berlangsung konstruktif dan solid dengan mengedepankan kepentingan seluruh pihak,” papar Irfan.

Lebih lanjut, Irfan mengungkapkan, langkah ini diyakini juga menjadi optimisme tersendiri bagi Garuda Indonesia di tengah langkah pemulihan kinerja yang saat ini juga tengah dioptimalkan melalui proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang masih berjalan.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 2 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 44 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 54 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 2 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia