Ternyata! Garuda (GIAA) Kembalikan Dua Pesawat Boeing 777-300ER ke Altavair
JAKARTA, investor.id – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pada Minggu (13/2) melakukan pengembalian satu pesawat Boeing 777-300 ER dari total dua armada yang akan dikembalikan.
Hal itu sebagai bagian dari tindak lanjut kesepakatan negosiasi early termination atau percepatan pengembalian armada dengan Altavair yang merupakan salah satu lessor Garuda Indonesia untuk sewa armada B777-300 ER.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, pengembalian satu pesawat B777-300ER dengan nomor registrasi PK-GIE tersebut diberangkatkan pada Minggu (13/2) pukul 16.00 WIB dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta menuju Victorville, California.
“Adapun pengembalian armada B777-300 ER yang kedua direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Maret 2022 mendatang,” terang Irfan dalam keterangan tertulis, Senin (14/2).
Melalui langkah percepatan pengembalian armada tersebut, lanjut dia, Garuda Indonesia selanjutnya akan terus mengintensifkan negosiasi bersama dengan lessor lainnya, utamanya terkait dengan rencana percepatan pengembalian armada mengacu pada aspek legalitas dan compliance yang berlaku.
“Hal tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan strategi restrukturisasi armada selaras dengan langkah tranformasi bisnis dan pemulihan kinerja yang dijalankan guna menjadikan Garuda Indonesia sebagai entitas bisnis yang semakin agile, adaptif, dan berdaya saing,” papar Irfan.
Fokus tersebut, terang Irfan, yang salah satunya dilakukan melalui penyesuaian alat produksi terhadap proyeksi kebutuhan pasar di era kenormalan baru sesuai dengan strategi jangka panjang yang tertuang dalam business plan perusahaan ke depannya.
Baca Juga:
Rights Issue Waskita Karya (WSKT) Ditargetkan Raih Dana Rp 7 T, Setengahnya Lebih dari Publik“Tentunya diperolehnya kesepakatan langkah percepatan pengembalian armada bersama lessor pesawat ini menjadi sinyal positif bagi akselerasi pemulihan kinerja Garuda Indonesia yang turut dicapai melalui negosiasi dan komunikasi yang berlangsung konstruktif dan solid dengan mengedepankan kepentingan seluruh pihak,” papar Irfan.
Lebih lanjut, Irfan mengungkapkan, langkah ini diyakini juga menjadi optimisme tersendiri bagi Garuda Indonesia di tengah langkah pemulihan kinerja yang saat ini juga tengah dioptimalkan melalui proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang masih berjalan.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






