Profit Taking Melanda, IHSG Turun ke Level 6.797
JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesi (BEI) sesi I, Kamis (17/2), dilanda aksi ambil untung (profit taking) dengan penurunan 52,56 poin (0,77%) menjadi 6.797,64. Indeks bergerak dalam rentang 6.790,59-6.859,71 dengan nilai transaksi Rp 6,6 triliun.
Pelemahan indeks dipengaruhi atas penurunan mayoritas sektor saham, yaitu saham sektor material dasar terkoreksi 1,38%, sektor energi melemah 1,25%, sektor keuangan turun 0,87%. Sedangkan penguatan melanda saham sektor transportasi dan logistik 0,71%, sektor infrastruktur 0,65%, dan sektor consumer cyclicals 0,19%.
Baca Juga:
IHSG Fluktuatif, Cermati Saham IniMeski IHSG melemah, kelima saham ini masih torehkan lonjakan harga, seperti saham PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) naik Rp 18 (27,69%) menjadi Rp 83, PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA) naik Rp 36 (25,36%) menjadi Rp 178, PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE) naik Rp 210 (24,85%) menjadi Rp 1.055, dan PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) naik Rp 86 (21,94%) menjadi Rp 478.
Sedangkan pelamahan melanda saham berikut, yaitu saham PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN), PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE), PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI), PT Net Visi Media Tbk (NETV), PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), dan PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






