Mirae Asset Sekuritas: IHSG Konsolidasi, Enam Saham Bakal Melaju
JAKARTA, investor.id – Mirae Asset Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) kondolidasi pada perdagangan akhir pekan, Jumat (18/2). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 6.794 – 6.858.
Mirae Asset Sekuritas menilai iindikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak turun menguji support trendline. Pada periode weekly indikator MFI optimized konsolidasi di support dan indikator RSI optimized cenderung bergerak naik. IHSG akan bergerak di support 6.794, resistance di 6.858, dan cut loss level di 6.690.
Pada perdagangan kemarin (17/2), IHSG ditutup melemah 0.22%, dipimpin oleh penurunan di BBCA, TPIA dan BEBS. Harga saham perusahaan tambang nikel, yaitu INCO (0.4%) dan ANTM (+3.4%), naik seiring dengan melonjaknya harga nikel dan melampaui level USD24,000/ton didukung oleh potensi gangguan pasokan nikel dari Rusia di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
“Kami pikir INCO dan ANTM akan menjadi saham yang baik untuk memonetisasi ketegangan antara Rusia dan Ukraina karena kenaikan harga nikel,” tulis Mirae Asset Sekuritas dalam risetnya.
Selain itu, Indonesia memproduksi 34 juta ton batubara pada Januari dari target produksi batubara FY22 sebesar 663 juta ton. “Kami menerbitkan laporan non-rated tentang ARNA. Kami memperkirakan ARNA akan mengumumkan dividen pada RUPST pada 8 Maret, yang dapat menghasilkan hasil dividen 5%,” tambah Mirae Asset Sekuritas.
Indeks ekuitas AS ditutup melemah kuat pada hari Kamis karena ketegangan geopolitik mengurangi sentimen risiko. Rusia mengumpulkan pasukan tambahan di perbatasan Ukraina dan peringatan baru dari Presiden Biden tentang invasi Rusia yang akan segera terjadi. Presiden AS Biden memperingatkan bahwa kemungkinan invasi ke Ukraina oleh Rusia masih 'sangat tinggi. karena pejabat AS dan Rusia akan bertemu di Eropa minggu depan.
Treasuries AS naik di tengah nada risk-off yang dirasakan dengan imbal hasil Treasury AS 10-tahun turun enam bp menjadi 1.96%. Pada data ekonomi AS, klaim pengangguran awal mingguan tercata di level 248,000, secara tak terduga naik dari minggu sebelumnya di 225,000.
Dalam komoditas, logam dasar secara kesulurah mengalami penguatan. Nikel memimpin kenaikan dengan naik 4.5% menjadi USD24,456/ton di tengah kekhawatiran pasokan Rusia yang dapat dibatasi jika ketegangan berkembang menjadi konflik. Rusia adalah produsen nikel terbesar ketiga di dunia, dan ekspornya menyumbang 5.3% dari produksi global. Ini terjadi di tengah ketatnya pasar. Persediaan di gudang LME telah turun hampir 70% selama 12 bulan terakhir.
Selain tiga saham diatas, Mirae Asset Sekuritas juga merekomendasikan tiga saham pilihan lainnya, yaitu
INDY
Indikator MFI optimize dan indikator RSI optimized sudah berada sekitar oversold area
Harga penutupan: 2.040 (+5,12%)
Rekomendasi: Buy on weakness
Trading range: 2.010 – 2.150
Support: 2.010
Resistance: 2.150
Cut loss level: 1.980
IMPC
Indikator MFI optimized dan RSI optimized masih cenderung turun namun sudah berada di oversold area.
Harga penutupan: 2.770 (-1,07%)
Rekomendasi: Buy on weakness
Trading range : 2.740 – 2.840.
Support: 2.740
Resistance: 2.840
Cut loss level: 2.650
MEDC
Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized masih cenderung bergerak naik.
Harga penutupan : 575 (+2,68%)
Rekomendasi: Trading buy
Trading range: 555 – 600
Support: 555
Resistance: 600
Cut loss level: 500.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






