Hore,IHSG DibukaRebound pada Akhir Pekan
JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah 15 poin atau -0.22% menjadi 6.835, indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka rebound pada perdagangan sesi I Jumat (18/2). Alhasil, IHSG melambung 2,4 poin (0,04 %) di level 6.837,51.
Tercatat sebanyak 38,49 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 88,56 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 4.095 kali transaksi. Sebanyak 8 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 18 saham terkoreksi, dan 19 saham stagnan.
Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 34,312.03 (-1.78%), NASDAQ ditutup 13,716.72 (-2.88%), S&P 500 ditutup 4,380.26 (-2.12%). Bursa Saham Wall Street Kembali melemah dan mencatatkan penurunan terbesar dalam dua minggu. Sektor teknologi dan layanan komunikasi yang berorientasi pada pertumbuhan termasuk yang paling terpukul. Sektor Keuangan juga menurun karena imbal hasil US Treasury bergerak lebih rendah.
Pelemahan ini merespon pasukan Ukraina dan pemberontak pro-Moskow saling tembak di Ukraina timur. Presiden AS Joe Biden mengatakan, ada indikasi bahwa Rusia berencana untuk menyerang dalam beberapa hari ke depan. Perkembangan di Ukraina ini telah menambah ketidakpastian tentang jalur pengetatan rencana Federal Reserve untuk memerangi inflasi.
Sementara itu, Mayoritas saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka terkoreksi pada perdagangan Jumat pagi (18/2). Ketegangan yang memanas antara Ukraina dan Rusia terus membuat investor gelisah. Nikkei 225 Jepang turun 1,12% di awal perdagangan sementara indeks Topix turun 0,89%. Di Korea Selatan, Kospi turun 0,97%. Di Australia, S&P/ASX 200 tergelincir 0,76% di perdagangan pagi. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan lebih rendah 0,28%.
Prediksi Analis
Artha Sekuritas Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bakal menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (18/2). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada resistance 6.866-6.897 dan support 6.759-6.797.
Artha Sekuritas Indonesia menilai secara teknikal, candlestick membentuk doji bertahan diatas support upper Bollinger band. Hal itu mengindikasikan masih ada peluang penguatan. Namun, dengan rentang yang terbatas. Pergerakan akan minim sentiment dari dalam negeri.
“Dari global investor akan mencermati data klaim pengangguran AS serta perkembangan ketegangan Rusia – Ukraina,” tulis Artha Sekuritas Indonesia dalam risetnya.
Pada perdagangan Kamis (18/2) IHSG ditutup melemah. IHSG ditutup di level 6.835,11 (-0,22%). IHSG ditutup melemah setelah dua hari menguat cukup signifikan diakibatkan aksi profit taking. Investor masih mencermati perkembangan dari ketegangan Rusia – Ukraina.
Artha Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham-saham pilihan, seperti CTRA, MNCN, ASII, ERAA, MPPA, ELSA, IPTV.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






