Minggu, 21 Juni 2026

Waduh! Rusia vs Ukraina Makin Panas, Bitcoin cs Terjun Bebas

Penulis : Lona Olavia
22 Feb 2022 | 15:28 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi perdagangan kripto.
Ilustrasi perdagangan kripto.

JAKARTA, investor.id – Bitcoin dan aset kripto lainnya terpantau terjun bebas walaupun sehari sebelumnya sempat menguat. Hal ini didorong oleh sentimen dari ketegangan geopolitik antara Rusia dengan Ukraina beserta Amerika Serikat (AS) masih belum mereda hingga hari ini.

Bitcoin dan sebagian besar kripto utama kembali karam di tengah meningkatnya kembali ketegangan geopolitik antara Rusia-Ukraina. Pidato Presiden Rusia, Vladimir Putin menarik dunia lebih dekat ke perang. Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur sebagai wilayah merdeka pada Senin dan memerintahkan pengerahan pasukan ke wilayah tersebut. Sanksi yang diberikan tersebut tentunya bisa memanaskan hubungan AS dengan Rusia, belum lagi negara-negara Eropa yang kemungkinan akan mengambil langkah serupa.

Hal ini bisa membuat tensi geopolitik masih tereskalasi yang membuat sentimen pelaku pasar memburuk. Apabila sentimen pasar terus memburuk, maka aset berisiko seperti kripto dan saham akan terus dilepas oleh investor dan mereka cenderung beralih ke aset minim risiko (safe haven) seperti emas dan obligasi pemerintah.

ADVERTISEMENT

“Pasar kripto jatuh pada hari Selasa karena tanda-tanda peningkatan konfrontasi diwilayah Donetsk dan Luhansk, setelah sempat naik tipis di tengah secercah harapan bahwa pertemuan puncak mungkin menawarkan jalan keluar dari krisis militer terbesar Eropa dalam beberapa dekade,” kata Andrew Suhalim, Chief Executive Officer Litedex Protocol,  dalam risetnya, Selasa (22/2).

Tanda-tanda Bitcoin akan menguji level di US$ 30,000 per koin, menurutnya bahkan sudah terlihat dalam jangka pendek, selama beberapa hari dan minggu berikutnya.

Dilansir coinmarketcap.com, Bitcoin sudah melorot 14,29% sepekan terakhir ini. Sementara, Ethereum terjun bebas hingga 13,60 persen. Penurunan harga kripto juga diikuti oleh BNB yang ambruk 8,25 persen ke posisi US$359,05 per keping. Selanjutnya, XRP rontok 11,13 persen ke posisi US$0,7073 per keping, dan Cardano jatuh 11,19 persen ke posisi US$0,8606 per keping.

Kemudian, Solana yang sempat menghijau kemarin malah berbalik jatuh 11,68 persen ke posisi US$83,72 per keping, dan terra turun tipis 0,89 persen ke posisi US$50,64 per keping. Sedang Binance suam-suam kuku alias stagnan di posisi US$1 per keping.

Di antara 10 uang kripto teratas, hanya tether dan USD coin yang bertahan di zona hijau dengan penguatan tipis 0,01 persen dan 0,02 persen menjadi masing-masing US$1 per keping.

Dalam perdagangan sore ini, Bitcoin pada jam 15.00 WIB, melemah di harga US$ 36,787.20/koin (-6,44%) dengan volume transaksi sebesar US$ 32,35 miliar dengan kapitalisasi pasar US$700,51 miliar. “Sedangkan untuk perdagangan besok, Bitcoin kemungkinan  dibuka fluktuatif, namun  melemah di kisaran  US$36.200.20-36.900.30/koin,” kata Ibrahim Assuaibi Direktur PT TRFX Garuda Berjangka.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 2 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 3 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 3 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 3 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia