Waduh! Rusia vs Ukraina Makin Panas, Bitcoin cs Terjun Bebas
JAKARTA, investor.id – Bitcoin dan aset kripto lainnya terpantau terjun bebas walaupun sehari sebelumnya sempat menguat. Hal ini didorong oleh sentimen dari ketegangan geopolitik antara Rusia dengan Ukraina beserta Amerika Serikat (AS) masih belum mereda hingga hari ini.
Bitcoin dan sebagian besar kripto utama kembali karam di tengah meningkatnya kembali ketegangan geopolitik antara Rusia-Ukraina. Pidato Presiden Rusia, Vladimir Putin menarik dunia lebih dekat ke perang. Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur sebagai wilayah merdeka pada Senin dan memerintahkan pengerahan pasukan ke wilayah tersebut. Sanksi yang diberikan tersebut tentunya bisa memanaskan hubungan AS dengan Rusia, belum lagi negara-negara Eropa yang kemungkinan akan mengambil langkah serupa.
Hal ini bisa membuat tensi geopolitik masih tereskalasi yang membuat sentimen pelaku pasar memburuk. Apabila sentimen pasar terus memburuk, maka aset berisiko seperti kripto dan saham akan terus dilepas oleh investor dan mereka cenderung beralih ke aset minim risiko (safe haven) seperti emas dan obligasi pemerintah.
“Pasar kripto jatuh pada hari Selasa karena tanda-tanda peningkatan konfrontasi diwilayah Donetsk dan Luhansk, setelah sempat naik tipis di tengah secercah harapan bahwa pertemuan puncak mungkin menawarkan jalan keluar dari krisis militer terbesar Eropa dalam beberapa dekade,” kata Andrew Suhalim, Chief Executive Officer Litedex Protocol, dalam risetnya, Selasa (22/2).
Tanda-tanda Bitcoin akan menguji level di US$ 30,000 per koin, menurutnya bahkan sudah terlihat dalam jangka pendek, selama beberapa hari dan minggu berikutnya.
Dilansir coinmarketcap.com, Bitcoin sudah melorot 14,29% sepekan terakhir ini. Sementara, Ethereum terjun bebas hingga 13,60 persen. Penurunan harga kripto juga diikuti oleh BNB yang ambruk 8,25 persen ke posisi US$359,05 per keping. Selanjutnya, XRP rontok 11,13 persen ke posisi US$0,7073 per keping, dan Cardano jatuh 11,19 persen ke posisi US$0,8606 per keping.
Kemudian, Solana yang sempat menghijau kemarin malah berbalik jatuh 11,68 persen ke posisi US$83,72 per keping, dan terra turun tipis 0,89 persen ke posisi US$50,64 per keping. Sedang Binance suam-suam kuku alias stagnan di posisi US$1 per keping.
Di antara 10 uang kripto teratas, hanya tether dan USD coin yang bertahan di zona hijau dengan penguatan tipis 0,01 persen dan 0,02 persen menjadi masing-masing US$1 per keping.
Dalam perdagangan sore ini, Bitcoin pada jam 15.00 WIB, melemah di harga US$ 36,787.20/koin (-6,44%) dengan volume transaksi sebesar US$ 32,35 miliar dengan kapitalisasi pasar US$700,51 miliar. “Sedangkan untuk perdagangan besok, Bitcoin kemungkinan dibuka fluktuatif, namun melemah di kisaran US$36.200.20-36.900.30/koin,” kata Ibrahim Assuaibi Direktur PT TRFX Garuda Berjangka.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






