Jumat, 15 Mei 2026

Sesi I, IHSG Dibuka Melambung 0,23%

Penulis : Indah Handayani
23 Feb 2022 | 09:05 WIB
BAGIKAN
Pekerja membersihkan patung Banteng Wulung yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal
Pekerja membersihkan patung Banteng Wulung yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

JAKARTA, investor.id – Ditutup melemah -40 poin atau -0,59% menjadi 6.861, indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka melambung pada perdagangan sesi I, Rabu (23/2). IHSG tercatat melambung 16,63 poin (0,24%) di level 6.878,62.

Tercatat sebanyak 114,69 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 250,28 miliar dan frekuensi perdagangan baru mencapai 6.121 kali transaksi. Sebanyak 64 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 33 saham terkoreksi, dan 94 saham stagnan.

Pelaku pasar masih mencermati sentimen yang berkembang saat ini. Dari eksternal, eskalasi konflik geopolitik di perbatasan timur Ukraina masih menjadi concern pelaku pasar. Dewan Keamanan PBB mengadakan emergency meeting dengan salah satu agenda penerapan sanksi bagi Rusia. Sebelumnya, Pemerintah AS telah mengenakan sanksi kepada dua wilayah di timur Ukraina yang mendeklarasikan kemerdekaannya.

ADVERTISEMENT

Dari dalam negeri, PPKM Level 3 di Jabodetabek dan sejumlah wilayah aglomerasi lain di Pulau Jawa kembali diperpanjang. Meski demikian, kasus baru harian Covid-19 nasional cenderung menurun dalam beberapa hari terakhir.

Tiga indeks utama saham di Bursa Wall Street ditutup anjlok lebih dari 1% pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina mengurangi sentimen pasar untuk memulai minggu ini. Dow Jones Industrial Average turun 482,57 poin menjadi 33.596,61, penurunan untuk sesi keempat berturut-turut. S&P 500 turun 1% menjadi 4.304,76. Nasdaq Composite tergelincir 1,2% menjadi 13.381,52. Pasar saham AS ditutup Senin karena libur Hari Presiden.

Mayoritas saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka rebound, menguat pada perdagangan Rabu pagi (23/2/2022). Investor terus mengamati situasi geopolitik di Ukraina yang makin memanas.

Kospi Korea Selatan naik 0,63% pada awal perdagangan. Di tempat lain, S&P/ASX 200 di Australia pulih dari kerugian sebelumnya, naik 0,23%. Pasar di Jepang tutup pada hari Rabu untuk liburan. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,11% lebih tinggi.

Prediksi Analis

Artha Sekuritas Indonesia memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) akan diyangi aksi profit taking, sehingga berpotensi melemah pada perdagangan Rabu (23/2). IHSG diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran resistance 6.901-6.942 dan support 6.782-6.821.

Artha Sekuritas Indonesia menilai secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low mengindikasikan potensi pelemahan. Dorongan dari aksi profit taking diperkirakan masih akan membayangi.

Artha Sekuritas Indonesia menyebut, ada beberapa sentimen baik dari dalam maulum luar negeri yang menyita perhatian investor. Dari global, investor masih akan mencermati perkembangan dari Rusia-Ukraina. Di sisi lain, kasus covid-19 dalam negeri masih cukup tinggi. Namun, mulai turun beberapa hari terakhir.

Pada perdagangan Selasa (22/2) IHSG ditutup melemah. IHSG ditutup di level 6,861.99 (-0.59%). IHSG ditutup melemah mengalami koreksi setelah sepekan terakhir menguat cukup signifikan diakibatkan aksi profit taking. Sebab, rentang penguatan telah mencapai level overvalued.

Artha Sekuritas Indonesia merekomendasikan beberapa saham yang berpotensi cuan pada perdagangan hari ini, yaitu CTRA, MNCN, ASII, ELSA, MEDC, CPIN, AISA.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia