Jumat, 15 Mei 2026

Sejam Perdagangan, IHSG Melaju di Zona Hijau

Penulis : Indah Handayani
23 Feb 2022 | 10:12 WIB
BAGIKAN
Petugas melihat monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Petugas melihat monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, investor.id – Dibuka melambung 16,63 poin (0,24%) di level 6.878,62, indeks harga saham gabungan (IHSG) masih melaju di zona hijau pada sejam perdagangan, Rabu (23/2). IHSG tercatat naik 28,42 poin (0,41%) di level 6.890,41. IHSG pun bergerak di rentang 6.874 – 6.919.

Berdasarkan data RTI, sebanyak 8,88 miliar lebih lembar saham telah diperdagangkan pada sejam perdagangan. Dengan nilai perdagangan sebesar Rp 4,51 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 561.018 kali transaksi. Tercatat sebanyak 208 saham mengalami kenaikan, 2677 saham diperdagangkan menurun. Sedangkan 169 saham stagnan.

Pada sejam perdagangan, saham unggulan bergerak  naik sehingga mengangkat IHSG untuk tetap bergerak di zona hijau. Berdasarkan data IDX, pukul 09.55 WIB, saham yang tergabung dalam LQ45 terkerek 0,42%, JII naik 0,16%, dan Investor33 meningkat  0,37%.

ADVERTISEMENT

Hal serupa juga terjadi pada mayoritas sektor saham menaik. Kenaikan tertinggi terjadi pada IDX Sector Infrastructure 1,86 %, IDX Sector Transportation & Logistic 1,74%, IDX Sector Energy 0,79%, IDX Sector Finance 0,49%, dan IDX Sector Technology 0,37%

Pada sejam perdagangan, investor asing tercatat melakukan transaksi beli bersih (net buy) diseluruh pasar sebesar Rp 246,44 miliar. Lima saham terbanyak diborong asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 113 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 39,7 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) senilai Rp 37,7 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mencapai Rp 22,3 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 21 miliar. 

Pelaku pasar masih mencermati sentimen yang berkembang saat ini. Dari eksternal, eskalasi konflik geopolitik di perbatasan timur Ukraina masih menjadi concern pelaku pasar. Dewan Keamanan PBB mengadakan emergency meeting dengan salah satu agenda penerapan sanksi bagi Rusia. Sebelumnya, Pemerintah AS telah mengenakan sanksi kepada dua wilayah di timur Ukraina yang mendeklarasikan kemerdekaannya.

Dari dalam negeri, PPKM Level 3 di Jabodetabek dan sejumlah wilayah aglomerasi lain di Pulau Jawa kembali diperpanjang. Meski demikian, kasus baru harian Covid-19 nasional cenderung menurun dalam beberapa hari terakhir.

Tiga indeks utama saham di Bursa Wall Street ditutup anjlok lebih dari 1% pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina mengurangi sentimen pasar untuk memulai minggu ini. Dow Jones Industrial Average turun 482,57 poin menjadi 33.596,61, penurunan untuk sesi keempat berturut-turut. S&P 500 turun 1% menjadi 4.304,76. Nasdaq Composite tergelincir 1,2% menjadi 13.381,52. Pasar saham AS ditutup Senin karena libur Hari Presiden.

Mayoritas saham di kawasan Asia-Pasifik dibuka rebound, menguat pada perdagangan Rabu pagi (23/2/2022). Investor terus mengamati situasi geopolitik di Ukraina yang makin memanas.

Kospi Korea Selatan naik 0,63% pada awal perdagangan. Di tempat lain, S&P/ASX 200 di Australia pulih dari kerugian sebelumnya, naik 0,23%. Pasar di Jepang tutup pada hari Rabu untuk liburan. Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan 0,11% lebih tinggi.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 19 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia