Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Rebound, Investor Asing Borong Saham Rp 551 Miliar

Penulis : Parluhutan Situmorang
23 Feb 2022 | 11:48 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi:  Beritasatu Photo/Uthan AR
Pengunjung melintas di depan monitor saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing kembali merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar hingga Rp 551,31 miliar, seiring dengan rebound indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (23/2), naik 23,79 poin (0,35%) menjadi 6.885,78.

Net buy melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 202,55 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 73,71 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 53,49 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 52,75 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLK) Rp 50,50 miliar.

Sedangkan penjualan bersih (net sell) melanda saham berikut, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 48,65 miliar, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 11,27 miliar, PT Avia Aviant Tbk (AVIA) Rp 10,52 miliar, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) senillai Rp 10,33 miliar, dan PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) Rp 10,05 miliar.

ADVERTISEMENT

Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur 1,84%, sektor energi naik 0,88%, sektor teknologi naik 0,68%, sektor kesehatan menguat 0,40%, dan sektor keuangan 0,31%. Sedangkan penurunan terdalam melanda saham sekotr consumer cyclicals 1,24%, sektor material dasar 0,64%, serta sektor properti dan real estat mencapai 0,26%.

Penguatan indeks mendorong kenaikan sejumlah saham dengan dua saham menguat sampai auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) naik Rp 880 (25%) menjadi Rp 4.400 dan PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) naik Rp 11.825 (19,99%) menjadi Rp 70.975. Kenaikan juga meland saham PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) naik Rp 84 (21,76%) menjadi Rp 470, PT Bekasi Asri Pemula Tbk (BAPA) naik Rp 22 (18,33%) menjadi Rp 142, dan PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) naik Rp 46 (16,08%) menjadi Rp 332.

Sedangkan pelemahan terdalam melanda beberapa saham ini,PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM), PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI), PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS), PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE), PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), dan PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk (BAUT).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia