IHSG Ditutup Cetak Rekor Baru, Empat Saham Auto Reject Atas
JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/2), ditutup menguat ke level tertinggi baru 6.920,06 setelah ditutup menguat 58,07 poin (0,85%). Indeks bergerak hijau sepanjang hari dalam rentang 6.873,81-6.920,06 dengan nilai transaksi Rp 12,83 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor infrastruktur 2,05%, sektor teknoligi 1,82%, sektor energi mencapai 1,19%, sektor industri 1,03%, dan sektor keuangan menguat 0,62%. Sedangkan pelemahan melanda saham sektor consumer cyclicals 0,29%, sektor material dasar 0,04%, sektor properti dan real estat 0,08%, serta sektor transportasi dan logistik melemah 0,42%.
Penguatan indeks mendorong kenaikan sejumlah saham dengan dua saham menguat sampai auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) naik Rp 880 (25%) menjadi Rp 4.400, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) naik Rp 215 (25%) menjadi Rp 1.075, PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) naik Rp 96 (24,87%) menjadi Rp 482, dan PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) naik Rp 11.825 (19,99%) menjadi Rp 70.975. Penguatan juga melanda saham sektor PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (HAIS) menguat Rp 44 (19,47%) menjadi Rp 270.
Sedangkan pelemahan terdalam melanda beberapa saham ini,PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM), PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI), PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS), PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO), PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE), PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), dan PT Mitra Angkasa Sejahtera Tbk (BAUT).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






