Kemarin Anjlok, IHSG Hari Ini Berbalik Cetak Rekor Lagi!
JAKARTA, investor.id – Setelah kemarin IHSG ditutup anjlok -40 poin atau -0,59% menjadi 6.861, indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali pecahkan rekor All Time High (ATH) pada penutupan perdagangan sesi II, Rabu (23/2). IHSG tercatat naik 58,06 poin (0,85%) di level 6.920,05.
IHSG pun bergerak menghijau di rentang 6.873 – 6.920. Sebelumnya, rekor all time high (ATH) penutupan di level 6.902,96 yang terjadi pada 21 Februari 2022.
Sebanyak lebih dari 22,88 miliar saham telah diperdagangkan selama sesi II. Dengan nilai perdagangan sekitar Rp 13,13 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 1,56 kali transaksi. Sebanyak 251 saham mencatatkan kenaikan, 295 saham terkoreksi, dan 1661 saham stagnan.
Pada penutupan perdagangan sesi II, saham unggulan bergerak naik sehingga masih mampu mendorong IHSG untuk kembali memecahkan rekor ATH. Berdasarkan data IDX, pukul 14.48 WIB, saham yang tergabung dalam LQ45 terkerek 0,83%, JII naik 0,8%, dan Investor33 meloncat 0,73%
Kenaikan IHSG juga ditopang kinerja mayoritas sektor saham menaik. Kenaikan tertinggi terjadi pada IDX Sector Technology 2,25%, IDX Sector Energy 1,33%, IDX Sector Finance 0,54%, IDX Sector Industry 0,43%, dan Sector Healthy 0,42%.
Pada akhir perdagangan sesi II, investor asing tercatat melakukan transaksi beli bersih (net buy) di seluruh pasar sebesar Rp 972,54 miliar.Lima saham terbanyak diborong asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 254,4 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 100,2 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mencapai Rp 92 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 59 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) senilai Rp 37,1 miliar.
Di penutupan sesi II, bursa saham Asia terpantau mixed. Hang Seng Hong Kong bergerak naik 0,60%, Shanghai terkerek 0,93%. Sedangkan Straits Time Singapura terpuruk -0,13%. Sementara, Nikkei Jepang libur pada hari ini.
IHSG lagi-lagi lolos dari kepungan sentimen negatif. Sentimen negatif itu berasal dari eskalasi konflik geopolitik di perbatasan timur Ukraina masih menjadi concern pelaku pasar. Dewan Keamanan PBB mengadakan emergency meeting dengan salah satu agenda penerapan sanksi bagi Rusia. Sebelumnya, Pemerintah AS telah mengenakan sanksi kepada dua wilayah di timur Ukraina yang mendeklarasikan kemerdekaannya.
Sedangkan dari dalam negeri, PPKM Level 3 di Jabodetabek dan sejumlah wilayah aglomerasi lain di Pulau Jawa kembali diperpanjang. Meski demikian, mobilitas mayarakat masih terus berjalan sehingga roda pemulihan ekonomi terus berjalan. Ditambah lagi, kasus baru harian Covid-19 nasional cenderung menurun dalam beberapa hari terakhir.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.Tag Terpopuler
Terpopuler






