Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Anjlok Dipicu Invasi Rusia ke Ukraina, Sektor Energi Justru Melambung

Penulis : Parluhutan Situmorang
24 Feb 2022 | 15:09 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di depan monitor pergerakan harga saham di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Karyawan melintas di depan monitor pergerakan harga saham di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (24/2), ditutup anjlok 102,24 poin (1,48%) menjadi 6.817,82 setelah Rusia mengumumkan perang dengan Ukraina. Bahkan, IHSG sempat turun dalam sentuh level 6.758,86 dengan nilai transaksi melambung ke Rp 20 triliun.

Penurunan indeks dipengaruhi pelemahan sebagian besar sektor saham, seperti saham sektor transportasi dan logistik melemah 4,93%, sektor consumer cyclicals melemah 2,25%, sektor teknologi turun 2,13%, sektor properti dan real estat turun 2,07%, serta sektor keuangan turun 2,42%. Sedangkan sektor saham sektor energi justru melambung 2,23% dan industri o,75%.

Meski IHSG turun, sejumlah saham ini menguat, yaitu saham PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) naik hingga auto reject atas (ARA) Rp 43 (34,40%) menjadi Rp 168, PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) menguat Rp 18 (25,71%) menjadi Rp 88, PT Pelayaran Nasional Bina Buana Rayat Tbk (BBRM) naik Rp 8 (14,81%) menjadi Rp 62, PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) naik Rp 590 (13,41%) menjadi Rp 4.990, dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik Rp 75 (13,39%) menjadi Rp 635.

ADVERTISEMENT

Sedangkan pelemahan melanda sebagian besar saham, seperti saham PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), PT MN Vision Networks Tbk (IPTV), PT MNC Land Tbk (KPIG), PT Indonesia Transport & Infrastructure Tbk (IATA), PT PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE), dan PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR), PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia