Sabtu, 20 Juni 2026

Pemasangan ATM Bitcoin Melambat pada Awal 2022

Penulis : Lona Olavia
2 Mar 2022 | 10:58 WIB
BAGIKAN
IST
IST

JAKARTA, investor.id - Selama enam bulan terakhir, Bitcoin (BTC) mencatat banyak pencapaian atau adopsi arus utama El Salvador, rekor tertinggi baru sepanjang masa sebesar US$ 69.000 dan tingkat hash jaringan yang lebih kuat dari sebelumnya.

Namun, untuk pertama kalinya dalam sejarah, instalasi ATM Bitcoin global dalam dua bulan pertama telah melambat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Pemasangan ATM Bitcoin dalam dua bulan pertama tahun ini secara historis meningkat dari tahun ke tahun, sebagaimana dibuktikan oleh data dari Coin ATM Radar. Namun, tren itu pecah tahun ini.

ADVERTISEMENT

Mengingat hanya Januari dan Februari 2022, total 1.817 ATM kripto telah dipasang di seluruh dunia. Dalam jangka waktu yang sama tahun lalu, 2.435 ATM kripto dipasang, yang merupakan 618 ATM lebih banyak jika dibandingkan dengan tahun ini.

Pada tahun 2020, hanya 760 ATM yang terpasang dalam rentang waktu ini, mengalahkan 250 instalasi ATM di tahun 2019.

Salah satu alasan utama perlambatan sesaat dapat dikaitkan dengan kurangnya keterlibatan dari yurisdiksi yang lebih baru. Misalnya, Amerika Serikat sendiri menyumbang 93% dari total instalasi ATM kripto global pada tahun 2022 dengan 1.689 ATM baru.

Di sisi lain, ATM Bitcoin di Eropa berkurang 1 ATM dalam dua bulan pertama, turun menjadi total 1.397 ATM. Pada saat penulisan, Amerika Utara mewakili lebih dari 95% dari total instalasi ATM kripto dengan 34.284 ATM.

Total ada 36.067 ATM yang terpasang saat ini. Meskipun awal tahun ini lebih lambat, instalasi ATM kripto diperkirakan akan tumbuh karena yurisdiksi seperti El Salvador berencana untuk menyebarkan 1.500 ATM Bitcoin.

Kecuali lebih banyak pemerintah meningkatkan upaya mereka untuk adopsi kripto, instalasi ATM akan kesulitan untuk mempertahankan lintasan ke atas karena negara-negara ramah kripto yang ada mencapai kejenuhan dalam hal menginstal kripto dan ATM Bitcoin baru.

Salah satu efek positif langsung dari adopsi Bitcoin untuk El Salvador adalah lonjakan pariwisata yang tiba-tiba. Menteri Pariwisata Salvador Morena Valdez mengatakan pada 22 Februari bahwa industri pariwisata negara itu melonjak lebih dari 30% sejak penerapan undang-undang Bitcoin pada September 2021. Sebelumnya, Valdez mengatakan bahwa pertumbuhan pariwisata El Salvador melebihi ekspektasi pemerintah, mencapai 1,4 juta pengunjung, bukannya 1,1 juta turis.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 2 menit yang lalu

Israel Serang Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Iran kembali tutup Selat Hormuz usai Israel serang Lebanon, ancam kesepakatan damai dengan AS dan picu krisis energi global.
Lifestyle 52 menit yang lalu

Hotto Gaet Indro Warkop

Brand minuman multigrain Hotto resmi meluncurkan kampanye "Karena Kamu Harus Sehat".
Business 1 jam yang lalu

Gandeng Indomaret, FolaPlay (IRSX) Perluas Akses Hiburan Digital

Folaplay menjalin kerja sama distribusi dengan Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama.
Lifestyle 1 jam yang lalu

Epidemiolog Prediksi Kasus Demam Dengue Meningkat pada 2027

Epidemiolog memprediksi kasus demam berdarah akan meningkat pada 2027. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan El Nino.
Market 2 jam yang lalu

DOSS Bagi Dividen 14,8% dari Laba

PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 5,17 miliar untuk tahun buku 2025.
Finance 2 jam yang lalu

Optimalisasi Pengelolaan Dana, Fintech Ini Bangun Kolaborasi Strategis Global

SplitPay berperan pada sektor Financial Infrastructure dan Fund Development yang mendukung pengembangan teknologi keuangan.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia