Jumat, 15 Mei 2026

Pendapatan LPKR dari Mal Berpotensi Naik

Penulis : Investor Daily
3 Mar 2022 | 23:35 WIB
BAGIKAN
Lippo Karawaci. Foto: whatsnewindonesia.com
Lippo Karawaci. Foto: whatsnewindonesia.com

JAKARTA, investor.id  - Dalam riset terbarunya, Analis Citigroup Sekuritas Indonesia Felicia Asrinanda Barus menyampaikan meskipun masih ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), operasional mal telah menunjukkan peningkatan kunjungan sejak akhir tahun 2021.

Peningkatan kunjungan tersebut dipicu oleh penurunan kasus Covid-19, pemberian booster atau vaksin ketiga, dan izin operasional yang lebih baik dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

"Operasional mal memang kembali menurun pada Januari 2022 akibat peningkatan kasus varian Omicron. Namun, belakangan kasus Covid-19 kembali menurun sehingga operasional mal diprediksi akan kembali meningkat dan berpotensi ke level normal pada semester II/2022," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Felicia Asrinanda Barus menambahkan para pengelola mal seperti PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) pun mendapatkan sentimen positif dan berpotensi membukukan pertumbuhan pendapatan berulang (recurring income) pada tahun 2022 seiring dengan peningkatan bisnis mal.

Selain itu, di samping dari sisi kunjungan, peningkatan pendapatan berulang dari mal juga berasal dari pengurangan diskon sewa tenant. LPKR sudah meniadakan diskon sewa mal sejak Desember 2021 dan berlanjut hingga Januari 2022. Sebagai perbandingan, pada September 2021, LPKR memberikan diskon sewa tenant 30% dan berangsur turun menjadi 10% pada November 2021.

Felicia Asrinanda Barus juga memprediksi pendapatan berulang dari mal para emiten properti bisa bertumbuh 24% YoY (year on year) pada tahun 2022. LPKR sendiri menjadi salah satu emiten properti yang akan mencatatkan peningkatan pendapatan berulang pada tahun ini.

CEO LPKR John Riady, dalam keterangan resminya mengatakan, bisnis properti semakin membaik seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan penurunan kasus Covid-19. Tingkat kunjungan mal kian meningkat dengan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat.

Pendapatan LPKR dari Mal Berpotensi Naik
John Riady

John Riady juga menyampaikan bahwa bisnis properti sewa seperti mal meningkat signifikan karena mendapat keuntungan dari pelonggaran PPKM.

LPKR mengoperasikan pusat perbelanjaan melalui PT Lippo Malls Indonesia (LMI) yang merupakan pengembang dan operator mal terbesar di Indonesia yang memiliki dan mengelola lebih dari 74 mal yang tersebar di 40 kota di Indonesia. Saat ini, LMI mengelola lebih dari 3 juta m2 gross area dan memiliki 13.000 tenant di seluruh malnya.

Portofolio mal LMI tersebar di Jabodetabek, Bandung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, dan Indonesia bagian Timur seperti Makassar, Manado, Bali dan Kupang.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia