Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Cenderung Mixed Menguat, Pantau BRMS, ESSA, dan MNCN

Penulis : Parluhutan Situmorang
11 Mar 2022 | 07:47 WIB
BAGIKAN
Karyawan melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Karyawan melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, Investor.id - Indeks harga saham gabungna (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (11/3/2022), bergerak mixed cenderung menguat terbatas. Hal ini didasarkan analisa indikator MACD negatif melemah, indikator Stochastic netral menguat, sert indikator RSI netral menguat.

Kemarin, IHSG ditutup meelsat 59,57 poin (0,87%) menjadi 6.924,01 dengan nilai transaksi Rp 16 triliun. Penguatan indeks didukung saham sektor consumer cylicals 3,25%, sektor teknologi 2,29%, sektor kesehatan 2,29%, sektor consumer non cyclicals 1,99%, sektor keuangan 1,53%, dan sektor material dasar 1,49%. Sedangkan sektor saham yang melemah datang dari sahak sektor energi 2,19%, sektor industri 0,52%, serta sektor properti dan real estat 0,17%.

Pemodal asing membukukan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 285,98 miliar di pasar reguler. Berikut sejumlah saham dengan net buy terbanyak, yaitu saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp 207,31 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 126,64 miliar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencapai Rp 116,83 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 81,45 miliar, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 70,77 miliar.

ADVERTISEMENT

Berikut beberapa saham yang layak dicermati berdasarkan proyeksi BRI Danareksa Sekuritas:

BRMS

Buy on weakness

Saham BRMS diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 147 – 177, seiring dengan stabilnya volume transaksi saham BRMS, indikator MACD negatif menguat, Indikator Stochastic netral menguat, Indikator RSI netral menguat.

ESSA

Buy on reversal

Saham ESSA bakal bergerak dalam rentang Rp 655 – 805, seiring dengan volume transaksi stabil di bawah rata-rata, indikator MACD positif melemah, indikator Stochastic netral menguat, dan indikator RSI netral menguat.

MNCN

Buy on reversal

Saham MNCN diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 850 – 925, seiring dengan indikator volume transaksi meningkat di bawah rata-rata, indikator MACD negatif golden cross, indikator Stochastic netral menguat menuju overbought, indikator RSI netral menguat menuju overbought.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 18 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia